WARTAKEPRI.co.id- Sejarah panjang Kota Ranai kembali diperingati pada tanggal 27 Juli 2024. Usia 153 tahun ini menjadi momen refleksi bagi masyarakat Natuna akan perjalanan panjang kota yang menjadi jantung pemerintahan dan perekonomian kabupaten. Berbagai prestasi telah diraih, namun tantangan juga masih banyak dihadapi.
Wan Siswandi bersama wakil Bupati Rodhial Huda beserta Sekda Boy Wijanarko dalam acara Peringatan Hari Jadi Kota Ranai ke-153, bertempat di Gedung Srindit Ranai Kelurahan Batu Hitam Kecamatan Bunguran Timur, Sabtu, (27/07/2024).
Dalam perayaan tahun ini, Bupati Natuna,Wan Siswandi, menyampaikan harapannya agar Kota Ranai dapat terus berkembang menjadi kota yang modern, mandiri, dan berdaya saing. Beberapa program pembangunan telah disiapkan untuk mendukung hal tersebut, seperti pengembangan sektor pariwisata, peningkatan kualitas pendidikan, dan perbaikan infrastruktur.

“Saya mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna mengucapkan selamat hari jadi kota Ranai Kota yang ke-153 dengan tema “Terus Bergerak dan Tumbuh Bermarwah,” papar beliau.
Bupati Wan Siswandi menyampaikan dengan bertambah umur kota ranai Natuna akan semakin maju dan membawa berkah untuk masyarakat.
“Semoga dengan bertambahnya umur kota ranai, Natuna akan semakin maju sesuai dengan tema terus bergerak tumbuh bermarwah, dan semoga membawa berkah untuk kita semuanya amin,” tuturnya.
Diakhir sambutannya Bupati Natuna menyampaikan arahan kepada kepada generasi muda sebagai generasi penerus tidak boleh melupakan sejarah, berkat pelaku sejarah bisa hadir di sini.
“Kita Generasi penerus tidak boleh melupakan sejarah karena mempelajari sejarah dapat membantu mereka memahami diri mereka sendiri, dunia di sekitar mereka, dan masa depan mereka. Sejarah juga dapat membantu kita sudah hadir di sini adalah berkat adanya pelaku sejarah yang ada di Ranai Kota,” tutupnya
Dalam kesempatan yang sama Plt. Camat Bunguran Timur Harmidi menyampaikan laporan kegiatan acara. “Pada hari jadi Ranai Kota kali kami sengaja tidak mengadakan upacara peringatan, tetapi kali ini kami menggelar acara peringatan hari jadi Kota Ranai di Gedung Serindit ini di mana acara ini kami akan mendatangkan para-para sejarawan dan pemimpin terdahulu yang pernah pemimpin Ranai Kota, di mana akan saling bertemu dan bersilaturahmi, dan selain itu pada acara ini kami akan memberikan penghargaan kepada pada kader posyandu di setiap kelurahan dan desa yang sudah mengabdi lebih dari 15 tahun, nantinya akan di berikan secara langsung oleh Bupati Natuna,” ucapnya.
Senada disampaikan Lurah Ranai Kota, Wan Ariansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berperan dalam pembangunan Kota Ranai.
Dalam peringatan Hari Jadi Kota Ranai ke-153, beliau menekankan pentingnya gotong royong dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Ranai yang lebih baik. “Tema ‘Terus Bergerak dan Tumbuh Bermarwah’ mengajak kita semua untuk bergerak bersama membangun kota yang kita cintai,” imbuh Lurah Wan.
Dalam acara tersebut di tandai dengan penyerahan piagam penghargaan Satya Lencana Karya Satya dan juga menyerahkan penghargaan kepada kader posyandu yang sudah mengabdi selame lebih 15 tahun.
Kota Ranai
Kota Ranai memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia, terutama dalam konteks hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga. Letaknya yang strategis di dekat jalur pelayaran internasional membuat Natuna menjadi wilayah yang sering dilalui oleh kapal-kapal asing.
Pada masa lalu, Natuna merupakan salah satu jalur perdagangan rempah-rempah yang sangat penting. Kapal-kapal dari berbagai negara singgah di wilayah ini untuk berdagang berbagai komoditas seperti lada, cengkeh, dan pala. Jalur perdagangan ini menghubungkan Natuna dengan dunia luar dan memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi wilayah ini.
(Riky)
























