NATUNA– Pagi itu kebun cabai di Kelurahan Bandarsyah, Natuna, dipenuhi senyum sumringah para ibu-ibu PKK. Setelah tiga bulan merawat tanaman dengan penuh kasih sayang, mereka akhirnya memanen hasil jerih payah mereka dalam acara Gerakan Tanam (Gertam) Cabai Nasional Serentak.
Ketua PKK Natuna, Septi Dwiani, dengan bangga menyaksikan panen raya ini. Baginya, kegiatan ini bukan hanya tentang cabai, melainkan tentang semangat kebersamaan dan pemberdayaan perempuan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Gertam ini adalah bukti nyata bahwa ibu-ibu PKK bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga gizi keluarga. Lahan kosong yang dulunya terbengkalai, kini menjadi sumber pangan bergizi,” ujar Septi dengan mata berbinar.

Ibu-ibu PKK yang tergabung dalam Kelompok Dasawisma Kembang Semangkok ini telah membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong, mereka mampu mengubah pekarangan rumah dan kebun menjadi lahan produktif.
“Kami sangat senang bisa berkontribusi untuk keluarga dan masyarakat. Cabai yang kami tanam ini bukan hanya untuk dijual, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan dapur kami sendiri,” ungkap salah seorang anggota PKK sambil menunjukkan cabai merah yang baru saja dipetiknya.
Septi berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kelompok PKK lainnya di Natuna untuk terus berinovasi dan memanfaatkan lahan kosong di sekitar mereka.
“Mari kita jadikan Natuna sebagai contoh daerah yang mandiri pangan. Dengan semangat kebersamaan, kita pasti bisa,” tutup Septi dengan penuh semangat.
Panen raya cabai yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK di Kelurahan Bandarsyah disambut gembira oleh warga Natuna. Mereka merasa bangga melihat hasil kerja keras para perempuan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat.
“Saya sangat senang melihat ibu-ibu PKK bisa berdaya seperti ini. Cabai yang mereka tanam sangat membantu kami, terutama saat harga cabai di pasar sedang mahal,” ujar Ibu Tuti, salah seorang warga Bandarsyah.
Senada, bapak Rudi, warga lainnya, juga turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap pemerintah terus mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain bisa meningkatkan ekonomi keluarga, kegiatan ini juga bisa mempererat hubungan antarwarga,” ungkapnya.
Dukung Petani Lokal
Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian lokal dengan turut serta dalam panen tomat bersama para petani di Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Natuna.
Dengan penuh semangat, Rodhial Huda bersama para petani memanen tomat yang telah siap dipetik. Hasil panen yang melimpah ini menjadi bukti nyata keberhasilan petani Natuna dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas tomat.
“Saya sangat bangga melihat semangat dan kerja keras para petani Natuna. Hasil panen tomat yang melimpah ini adalah bukti nyata bahwa sektor pertanian di Natuna memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” ujar Rodhial Huda kepada Wartakepri.co.id di Ranai, Rabu (31/7/2024).
Beliau juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung para petani, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian maupun program-program pelatihan dan pendampingan.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani Natuna. Kami akan terus bekerja sama dengan para petani untuk mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan perekonomian daerah,” tambahnya.
Senada dikatakan, Wan Sazali plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dkpp Natuna, Untuk LP2B kita ada di Batubi, Bunguran Tengah dan yang paling banyak di Serasan. Tujuan dari LP2B adalah meningkatkan kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan.
“Diserasan hampir sepulu hektar produktif dan ini juga kita harus memberikan stimulan kepada kelompok tani dan juga di sebintang kecamatan Bunguran selatan, Juga kita kasi pupuk,bibit,dan juga pengolahannya,” terang Wan Sazali.
Dirinya optimis produksi pangan masyarakat akan bertambah meningkat. “Sudah saat nya kita tingkatkan ketahanan pangan dan juga kemandirian petani utk meningkatkan perekonomian di kabupaten Natuna,” katanya.
Untuk kedepannya pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dkpp Natuna secara bertahap dari persediaan pupuk, bibit holtikultura dan juga bibit perkebunan seperti cengkeh dan kelapa. “Tinggal kita cari metode nya saja supaya tepat sasaran,” tutupnya.
Warga Natuna berharap keberhasilan panen raya cabai ini dapat menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk turut serta dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
(Riky)

























