Home Batam Sekda Batam dan OJK Diskusikan Pencegahan Dampak Negatif Judi Online dan Pinjaman...

Sekda Batam dan OJK Diskusikan Pencegahan Dampak Negatif Judi Online dan Pinjaman Online

Sekda Batam dan OJK Diskusikan Pencegahan Dampak Negatif Judi Online dan Pinjaman Online
Sekad Batam Jefridini menerima kunjungan OJK Kepri memberikan dampak pinjaman online (foto mc batam)

BATAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, M. Pd., Selasa (6/8/2024) menerima audiensi dan silaturahmi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, di Ruang Kerja Sekda, Kantor Walikota Batam.

Pertemuan ini membahas langkah-langkah untuk mencegah dampak negatif dari judi online dan pinjaman online di kalangan pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Dalam pertemuan tersebut, Jefridin mengungkapkan kekhawatiran terkait meningkatnya angka perceraian yang disebabkan oleh judi online dan pinjaman online.

HONDA CAPELLA

Dia menekankan perlunya upaya pencegahan yang lebih efektif untuk melindungi pegawai dan keluarga mereka dari dampak negatif tersebut.

Sebagai tanggapan, OJK merencanakan untuk mengadakan sosialisasi tentang bahaya judi online, yang akan melibatkan pegawai di lingkungan Pemko Batam.

Jefridin juga menginformasikan bahwa Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, telah menerapkan kebijakan proteksi dengan membatasi pinjaman online agar tidak melebihi 40 persen dari gaji pegawai.

Namun, dia mengakui bahwa kebijakan ini masih belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi masalah ini.

OJK juga menekankan pentingnya edukasi mengenai pinjaman online dan investasi sebagai alternatif yang lebih aman. Untuk itu, OJK akan menyelenggarakan sosialisasi pasar modal pada 22 Agustus 2024 di Hotel Radisson.

Acara ini akan berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di Batam yang terlibat dalam bursa efek, bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang investasi yang legal dan menghindari pinjaman online.

“Semoga sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran akan manfaat investasi dibandingkan dengan risiko pinjaman online,” ujar Sinar Dananjaya. Saat ini, Batam memiliki lima perusahaan bursa efek yang menawarkan alternatif investasi yang aman bagi masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari pinjaman online dan judi online, serta memberikan solusi finansial yang lebih baik bagi pegawai Pemko Batam dan masyarakat luas. (*)

RUKO BATAM Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025