Home Berita Utama ASEAN Memanas, Serangan Militer Kamboja Tewaskan 11 Warga Sipil Thailand

ASEAN Memanas, Serangan Militer Kamboja Tewaskan 11 Warga Sipil Thailand

ASEAN Memanas, Serangan Militer Kamboja Tewaskan 11 Warga Sipil Thailand
ASEAN Memanas, Serangan Militer Kamboja Tewaskan 11 Warga Sipil Thailand
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

THAILAND – Ditengah persiapan laga pertandingan Semifinal Piala AFF U-23 di Indonesia, tiba tiba meletus saling serang bersenjata antara militer Kamboja melawan Thailand. Ternyata perbatasan ini sejak lama telah ada konflik. Pada Kamis pagi, 24 Juli 2024, serangan roket dan artileri dari wilayah Kamboja menghantam fasilitas publik di Thailand menewaskan sedikitnya 11 warga sipil, termasuk anak-anak, dan melukai puluhan lainnya.

SPBU dekat Kantharalak, Provinsi Sisaket menjadi sasaran utama serangan BM‑21. Enam orang tewas dan sekitar 10 lainnya terluka akibat ledakan dan kobaran api di lokasi tersebut di lansir reuters

Phanom Dong Rak Hospital di Provinsi Surin juga terkena dampak. Meskipun pasien telah dievakuasi sebelumnya, serangan tersebut menimbulkan ketakutan dan panik di antara warga.

Rokok Ilegal Batam

Militer Thailand menanggapi dengan serangan udara menggunakan enam pesawat F‑16 yang menghantam target militer di Kamboja

Kedua negara saling menuduh melakukan agresi. Thailand mengecam tindakan Kamboja sebagai pelanggaran hukum humaniter. Kamboja membalas tudingan sebagai respons terhadap provokasi Thailand.

Pemerintah telah mengevakuasi sekitar 40.000 warga dari 86 desa di tiga provinsi perbatasan demi menyelamatkan nyawa

Serangan terhadap fasilitas publik dan target sipil menunjukkan eskalasi perang yang lebih agresif dan tidak membedakan antara kombatan dan warga biasa sehingga mempertinggi potensi pelanggaran hukum internasional.

Menteri Kesehatan Thailand mengatakan 11 warga sipil, termasuk seorang anak, dan seorang tentara tewas akibat tembakan artileri oleh pasukan Kamboja, sementara 24 warga sipil dan tujuh personel militer terluka. Belum ada laporan langsung mengenai korban jiwa di Kamboja.

“Tentara Thailand mengecam Kamboja atas penggunaan senjata untuk menyerang warga sipil di Thailand. Thailand siap melindungi kedaulatan dan rakyat kami dari tindakan tidak manusiawi,”
kata militer negara itu dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai ketua blok Asia Tenggara ASEAN, yang juga beranggotakan Thailand dan Kamboja, mengimbau agar tetap tenang dan mengatakan akan berbicara dengan para pemimpin kedua negara untuk menyelesaikan perselisihan mereka secara damai.

Tiongkok juga menyatakan keprihatinannya atas pertempuran tersebut dan menyatakan bersedia berperan dalam mendorong de-eskalasi.

ASEAN, China, dan negara-negara lain menyerukan agar kedua belah pihak meredam ketegangan dan mengejar solusi diplomatik.dilansir reuters pada kamis 24 Juli 2025. (*)

Sumber WartaSiber.com

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp