
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Tidak sia-sia perjuangan Natzua Putri Carem, jauh-jauh dari Kota Tanjungpinang, peserta lomba Fashion Show yang berhasil meraih juara I Kategori A, anak usia 4 hingga 7 tahun di panggung HarHubNas, pada Minggu, 21 September 2025.
Lomba Fashion Show dengan mengusung tema “Kemilau Batik Nusantara” tersebut diselenggarakan oleh Anak Karimun Bersatu untuk Negeri (AKBN) berkolaborasi dengan Kantor Unit Pelayanan Bandara Udara (UPBU) Raja Haji Abdullah (RHA), Tanjungbalai Karimun.
Tidak tanggung-tanggung, siswi kelas II SDN 005 Tanjungpinang Timur tersebut berhasil menyabet juara pertama sekaligus juara favorit, hasil dari penilaian dari para dewan juri Agus Gunawan, Dinda Tri Agustina, Rezekila Azizah dan Purwanto ini.
Dengan mengenakan seperangkat pakaian (costume) khas bermotif batik berwarna cokelat dengan pernak pernik kuda lumping, Natzua Putri Carem jalan berlenggak-lenggok di atas panggung fashion show bergaya dan penuh dengan rasa percaya diri, seperti seorang peragawan atau peragawati profesional, untuk memamerkan busana yang dikenakannya di atas catwalk.
“Alhamdulillah, merasa senang dan bangga dengan capaian prestasi ini,” ujar dara manis kelahiran Batam, 7 Februari 2018 ini.
“Saya selalu belajar dan mendapatkan dukungan dari keluarga, terutama ayah dan Ibu,” tambah Natzua.
Putri pasangan Sahril dan Eriyanti juga mengaku baru sekali ini (perdana), mengikuti perlombaan Fashion Show Tanjungbalai Karimun.
“Baru kali ini mengikut perlombaan Fashion. Tapi dulu sewaktu duduk di bangku TK pjuga ikut tampil, membawa nama sekolah, Alhamdulillah dapat juara III dan dapat juara harapan I,” tambah Natzua.
Sementara itu, orang tua Natzua, Eriyanti berharap, kedepannya kegiatan perlombaan Fashion Show agar sering digelar kembali.
“Momentum yang sangat tepat, dengan peringatan HarHubNas 2025, event yang sangat spektakuler. Harapan saya untuk AKBN, semoga semakin jaya dan dikenal masyarakat Karimun serta Kepulauan Riau,” ucap Eriyanti.
Founder Anak Karimun Bersatu untuk Negeri (AKBN), Ny Juni Megawati Nainggolan menjelaskan, perlombaan Fashion Show dengan mengangkat tema “Kemilau Batik Nusantara” tersebut, lantaran batik merupakan budaya nenek moyang secara turun-temurun.
“Batik khususnya di Karimun tumbuh dan berkembang menyertai dinamika masyarakat, diantara beragam kebudayaan,” ungkap Juni.
Tidak hanya itu saja, masih kata Juni, batik merupakan karya seni yang sangat unik dan bernilai tinggi, tidak hanya memiliki nilai estetika yang terkandung didalamnya, namun juga nilai-nilai filosofi yang tertuang dalam batik.
“Prestasi bagi para siswa dan siswa ini menjadi bukti nyata bahwa berlatih keras, kedisiplinan dan mental kuat merupakan kunci utama menuju kesuksesan,” imbuhnya.
Juni berharap agar, kedepannya banyak semakin banyak bibit muda berbakat untuk menggeluti karya modeling ini.
“Sebagai wadah bagi para model untuk menampilkan busana unik dan menarik, yang dapat mengharumkan nama baik daerah. AKBN juga akan siap untuk berkolaborasi dan bekerjasama dengan seluruh pihak, untuk menyelenggarakan event perlombaan Fashion Show,” tandasnya.(Aman)






























