
WARTAKEPRI.co.id, PANGKALPINANG – PT Timah Tbk terus perkuat komitmen untuk mewujudkan tata kelola pertimahan.
Salah satunya dengan upaya perbaikan yang dijalankan dalam meningkatkan kinerja operasional sekaligus memperkuat hubungan saling menguntungkan mitra usaha dengan mengoptimalkan proses pembayaran kepada mitra usaha.
“Langkah ini tentu menjadi bagian dari perbaikan tata kelola yang transparan untuk memperkuat rantai pasok, menjaga kelancaran produksi serta membangun kemitraan yang baik kepada mitra usaha penambangan,” terang Corporate Secretary PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan, Jum’at, 24 Oktober 2025.
“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respon positif PT Timah Tbk atas berbagai masukan dan aspirasi sekaligus mendengarkan, menindaklanjuti dan menghadirkan solusi nyata demi terciptanya hubungan kemitraan yang lebih baik,” tambah Rendi.
Untuk itu, kata Rendi PT Timah Tbk terus melakukan pembenahan internal, salah satunya dengan melakukan perbaikan – perbaikan serta sosialisasi kepada mitra usaha, khususnya yang berkaitan dengan mekanisme proses pembayaran kepada mitra usaha.
“Hal ini tentunya sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional mitra, sehingga berdampak langsung kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selama ini, masih kata Rendi, PT Timah Tbk telah menggunakan sistem digitalisasi dalam mengakomodir proses pembayaran terhadap para mitra usaha.
Namun untuk terlaksananya efektifitas dalam kerja administratif tersebut, perusahaan melaksanakan simulasi guna memastikan proses penagihan dan pembayaran kepada mitra usaha dapat berlangsung dengan cepat dan minim kendala.
“Saat ini kita sudah lakukan sosialisasi kembali kepada mitra usaha dalam konteks ketepatan waktu penagihan, penggunaan aplikasi pembayaran dan kelengkapan dokumen administratifnya,” beber Rendi.
Ia berujar, hal tersebut penting untuk diketahui dan dipahami dengan seksama agar proses pembayaran dapat dilaksanakan dengan lebih cepat.
“Selain itu, untuk memudahkan mitra usaha dalam proses penagihan yang dilakukan secara online,” pungkasnya.
Rendi menambahkan, PT Timah Tbk juga telah melengkapi GBT atau stasiun pengumpul dengan ruangan administrasi yang lengkap dengan fasilitas komputer dan internet, agar dapat memudahkan mitra usaha PT Timah Tbk dalam melaksanakan percepatan administrasi penagihan.
“Seluruh proses dilaksanakan dengan online dan terintegrasi. Perusahaan juga meminta mitra usaha untuk menyiapkan tim administrasi yang dapat melakukan penginputan penagihan di areal GBT, sehingga percepatan proses administrasi dapat dilakukan dengan cepat,” ucap Rendi.
Tidak hanya itu saja, Rendi menyebut PT Timah Tbk juga akan memberikan pendampingan langsung kepada mitra usaha dalam proses tersebut.
“Tentu hal ini juga butuh kerja sama dan komitmen dari mitra usaha untuk mensukseskan program tersebut,” tutur Rendi.
Rendi berharap agar para mitra usaha PT Timah Tbk dapat bekerja sama dan berkolaborasi agar lebih cepat dalam proses pembayaran.
“Sehingga proses kerja sama ini dapat terselenggara dengan transparan, akuntabel dan optimal,” sebut Rendi.
Ia menjelaskan, mitra usaha memiliki peran strategis dalam mendukung rantai pasok dan kegiatan operasional perusahaan. Karena itu, kepastian dan ketepatan waktu dalam pembayaran menjadi bagian penting dari implementasi Good Corporate Governance (GCG) yang dijalankan PT Timah Tbk.
“Selain mempercepat proses pembayaran, PT Timah Tbk juga melakukan berbagai langkah perbaikan sistem administrasi dan digitalisasi proses bisnis,” katanya.
Langkah ini kata Rendi menjadi bagian dari transformasi internal yang tengah digencarkan perusahaan untuk memperkuat tata kelola.
“Meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam proses bisnis perusahaan, tandasnya.(Aman)

























