WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Direktur BPR Tuah Karimun, Wan Abdul Rahman angkat bicara terkait kabar pemindahan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan paruh waktu ke Bank BPR Tuah Karimun.
Pasalnya, para P3K dan paruh waktu merasa keberatan, lantaran tidak tersedianya sarana dan prasarana secara lengkap, sehingga mereka beranggapan harus melakukan tarik tunai ke kantor BPR Tuah Karimun untuk mencairkan gajinya.
“Untuk tahap awal hanya 307 orang saja, kedepannya nanti penarikan gaji tidak harus mengantri di kantor BPR Tuah Karimun lagi,” terang Rahman, Senin, 27 Oktober 2025.
“Karena kita bekerjasama dengan BPR Bintan untuk penggunaan aplikasi BI Easy,” tambah Rahman.
BI Easy sendiri kata Rahman merupakan aplikasi cobranding speedcash yang di luncurkan oleh BPR Bintan.
“Dimana, aplikasi ini terkoneksi langsung dengan beberapa bank serta E-Wallet, sehingga para nasabah BPR Tuah Karimun dapat melakukan penarikan tunai di manapun dan kapanpun,” imbuhnya.
Sehingga masih kata Rahman, gaji para P3K dan paruh waktu nantinya bisa masuk melalui akun Bi Easy milik P3K.
“Mereka dapat melakukan penarikan di manapun dan kapanpun,” beber Rahman.
Ia berujar, BPR Tuah Karimun saat ini sedang menyiapkan beberapa skema, agar BPR sebagai bank milik kabupaten atau kota dapat memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Derah (PAD).
“Jika gaji P3K dan paruh waktu ini dapat dikelola oleh bank milik Kabupaten Karimun, tentu saja mampu menambah PAD, selain itu kita juga akan menawarkan pinjaman yang diperuntukkan bagi para P3K,” pungkasnya.
Ia menyebut, kedepannya pihak BPR Tuah Karimun akan segera melakukan sosialisasi kepada para P3K dan paruh waktu, sehingga tidak terjadi miss komunikasi terkait kebijakan baru tersebut.
“Secepatnya akan kami lakukan sosialisasi kepada P3K dan paruh waktu, untuk yang di luar Pulau Karimun, kami akan membuka cabang di sana, guna mempermudah pencairan tunai gaji para P3K dan paruh waktu,” tandasnya.(Junizar)


























