PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto komitmen menuntaskan sisa tunda bayar kegiatan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau 2025. Dari total tunda bayar yang ada sebesar Rp900 miliar, saat ini hanya tersisa sekitar Rp200 miliar lebih.
”Tunda bayar sekitar Rp900 miliar, dan saat ini tinggal tersisa sekitar Rp200 miliar. Ini tolong Pak Sekretaris Daerah Riau diselesaikan. Karena utang ini wajib bayar,” kata Plt Gubri, Jumat (5/9/2025).
Lebih lanjut dikatakannya, tunda bayar tersebut wajib diselesaikan. Pasalnya, ada hak masyarakat (kontraktor). Karena dampak dari tunda bayar, banyak dari rekanan yang menanggung kerugian.
“Belum lagi mereka membayar denda keterlambatan dan pemeliharaan. Kalau kita yang terlambat bayar, ada mereka minta denda, kan tidak. Ini harus kita selesai cepat,” ujarnya.
Dampak dari tunda bayar tersebut, lanjut SF Hariyanto, rekanan terpaksa melakukan pinjaman ke bank untuk membayar material dan gaji pekerja. ”Kasian mereka harus hutang sana sini. Selesaikan cepat, jangan ada saya dengar dipotong-potong lagi,” tegasnya.
BACA JUGA Pemprov Riau Salurkan Beasiswa Rp372 Miliar untuk 29.093 Mahasiswa dalam 4 Tahun Terakhir
Dalam kesempatan tersebut, SF Hariyanto juga meminta pelayanan publik tetap berjalan dan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tetap bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Dengan peristiwa yang baru saja kita alami, saya minta para pegawai tetap menjalankan tugasnya masing-masing. Utamanya dalam melayani masyarakat,” pintanya. (*)
Kiriman Elfridel
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O

























