
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi kepada Utama Group serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Kawasan Indah Industrial Park, Kampung Pelita, Jumat (6/3/2026). Adapun total paket sebanyak 3.800 yang masing masing berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, sarden satu kaleng, tepung terigu 1 kilogram, serta satu dus mi instan.
“Aksi berbagi kepada masyarakat menjadi energi positif dalam memperkuat kepedulian sosial di Kota Batam. Bagaimana kita menumbuhkan kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta mendorong mereka yang mampu untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga tercipta harmoni di Kota Batam yang kita cintai ini,” ujar Amsakar.
Ia menilai kegiatan berbagi tersebut juga memiliki dampak positif terhadap stabilitas ekonomi daerah, khususnya menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.
Menurutnya, distribusi bantuan sembako secara luas dapat membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menahan lonjakan harga di pasar.
“Bagi yang memiliki kemampuan, kegiatan seperti yang dilakukan Utama Group ini dapat membantu menekan inflasi di daerah. Dengan tambahan pasokan sembako bagi masyarakat, harga di pasar dapat lebih terkendali sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.
Amsakar juga menjelaskan agenda lanjutan berikutnya dengan adalah penyerahan Beras Ramadan 1447 Hijriah kepada masyarakat Kecamatan Batam Kota. Penyaluran bantuan dipusatkan di Fasilitas Umum Segitiga RW 4, Kelurahan Sungai Panas.
BACA JUGA Wali Kota Amsakar Apresiasi Pembagian Sembako Ramadhan di Vihara Samudera Dharma
Amsakar juga menyinggung tantangan pasokan bahan pangan yang saat ini dihadapi sejumlah daerah akibat bencana alam, seperti di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Meski demikian, ia optimistis kondisi tersebut dapat dihadapi bersama melalui solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat Batam.
Di akhir sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan sosial.
“Batam tidak membutuhkan orang yang hanya menyebarkan rasa benci. Yang kita butuhkan adalah kekompakan dan kebersamaan. Jika kegiatan seperti ini terus kita lakukan, insyaallah akan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, Forkopimda, dan legislatif, sehingga Batam menjadi negeri yang dirahmati,” katanya. (*)
Editor : Dedy Suwadha




















