
KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Bupati Karimun, Iskandarsyah, mendorong generasi muda di wilayah kepulauan untuk memiliki mental global dan semangat bersaing di era modern.
Pesan tersebut disampaikannya saat kunjungan Safari Ramadan malam ke-22 di Kecamatan Moro, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Kecamatan Moro, sekaligus menyerap aspirasi warga terkait pembangunan daerah.
Dalam tausiyahnya, Iskandarsyah mengenang masa kecilnya yang banyak dihabiskan di lingkungan Masjid Besar Baiturrahman Moro, tempat ia belajar dan bermain ketika masih kecil.
“Masa kecil saya dulu banyak dihabiskan di lingkungan Masjid Besar Baiturrahman Moro ini. Banyak kenangan dan pelajaran hidup yang saya dapatkan dari tempat ini,” ungkapnya.
Ia mengajak para pemuda, khususnya di Kampung Sidomoro, untuk tidak merasa terbatas karena tinggal di wilayah kepulauan.
Menurutnya, dengan kemauan dan tekad kuat, generasi muda Karimun tetap memiliki peluang yang sama untuk maju dan bersaing di tingkat global.
“Walaupun kita tinggal di pulau-pulau, kita memiliki kesempatan yang sama. Asalkan ada kemauan yang kuat, kita bisa maju dan bersaing menjadi warga global,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Iskandarsyah juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan dilakukan pemerintah daerah untuk mendukung kemajuan wilayah kepulauan.
Salah satunya adalah rencana pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Moro dengan Desa Jang dengan estimasi anggaran sekitar Rp90 miliar.
“Jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga diharapkan menjadi ikon baru yang dapat meningkatkan konektivitas dan kebanggaan masyarakat Karimun,” imbuhnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengkaji pengembangan kawasan industri galangan kapal (shipyard) di wilayah Ujung Moro. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas industri maritim di masa depan.
Namun, ia mengakui bahwa rencana tersebut masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan pasokan energi.
“Untuk itu, pemerintah membuka peluang bagi investor, khususnya di sektor Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), guna mendukung kebutuhan energi bagi pengembangan industri tersebut,” katanya.
Di akhir sambutannya, Iskandarsyah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan serta mendukung proses pembangunan daerah.
“Kita harus tetap kompak dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah masyarakat. Mari bersama-sama mendukung pembangunan demi kemajuan Karimun,” tutupnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis































