
PADANG – Program Nagari Creative Hub (NCH) yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai menunjukkan dampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis nagari. Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto, di mana pelaku UMKM semakin aktif dan produk lokal berhasil menembus platform digital seperti Shopee dan TikTok.
Selain peningkatan pemasaran produk, kegiatan pembinaan kreativitas masyarakat juga berlangsung rutin, memperkuat kapasitas pelaku usaha dan generasi muda dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal.
Keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi Pemprov Sumbar untuk memperluas implementasi NCH sebagai motor penggerak ekonomi kreatif nagari. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menegaskan bahwa program ini juga diarahkan menjadi identitas sekaligus kekuatan baru ekonomi daerah.
“Melalui NCH, kita menghadirkan ruang kolaborasi di nagari untuk mendorong ekonomi kreatif, inovasi masyarakat, dan kapasitas generasi muda dalam pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Percepatan NCH Tahun 2026 di Auditorium Gubernuran, Senin (6/4/2026).
Menurut Mahyeldi, kehadiran program tersebut menjadikan nagari tidak hanya sebagai objek pembangunan, tetapi juga sebagai subjek yang mandiri dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia, budaya, dan ekonomi lokal.
Pada tahun 2026, Pemprov Sumbar menargetkan pengembangan 10 NCH baru dengan pendekatan yang lebih efektif dan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Seluruh perangkat daerah diminta mengintegrasikan program dan memperkuat koordinasi agar pelaksanaan berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh OPD. Program ini harus berjalan terarah, efektif, efisien, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menekankan pentingnya rencana aksi yang terukur serta sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem NCH. Ia juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan, pendampingan, dan literasi digital.
“Kami berharap dari hasil rakor ini lahir arah kebijakan yang menjadi pedoman bersama, sehingga intervensi perangkat daerah mampu memperkuat ekosistem Nagari Creative Hub,” ujarnya.
Dengan dukungan lintas sektor, Pemprov Sumbar optimistis program NCH akan semakin memperkuat kemandirian nagari sebagai penggerak utama ekonomi kreatif daerah. (*)
Editor : Dedy Suwadha





























