WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Warga Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, mengeluhkan gangguan jaringan dari seluler Telkomsel yang menyebabkan wilayah tersebut mengalami “blank spot” atau hilangnya sinyal sejak Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Gangguan ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam hal komunikasi dan akses internet. Warga mengaku kesulitan melakukan panggilan telepon maupun menggunakan layanan data, sehingga berbagai aktivitas sehari-hari menjadi terhambat.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab teknis dari gangguan jaringan tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi, terutama di wilayah pesisir dan perbatasan seperti Desa Kelong.
Salah seorang warga, Aldy, mengungkapkan kekecewaannya atas gangguan yang terjadi. Ia mengaku kesulitan menghubungi keluarga serta menjalankan pekerjaan yang membutuhkan koneksi internet.
“Sejak sore kami kesulitan menghubungi keluarga. Kalau kondisi ini terus berlanjut, kami bisa mempertimbangkan pindah operator. Kami berharap jaringan segera normal karena sudah belasan tahun menggunakan Telkomsel,” ujarnya.
Warga pun mendesak pihak Telkomsel untuk segera melakukan penanganan dan pemulihan jaringan. Mereka menilai kestabilan sinyal sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat di daerah tersebut.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel terkait penyebab gangguan maupun estimasi waktu perbaikan jaringan.
Masyarakat berharap operator dapat segera memberikan solusi dan memastikan kualitas layanan tetap terjaga, khususnya di wilayah terpencil demi kelancaran komunikasi. (Rama)































