
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pemerintah Kota Batam memanfaatkan momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIV Kota Batam untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas hingga menembus pasar global melalui penyelenggaraan Bazar PKK.
Kegiatan bazar yang digelar di Dataran Engku Putri, Batam Center, Jumat (10/4/2026), menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus wadah promosi produk lokal agar lebih kompetitif. Amsakar Achmad secara langsung membuka kegiatan tersebut bersama jajaran Pemko Batam dan Tim Penggerak PKK.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh sektor ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM. Ia menilai bazar ini menjadi sarana strategis untuk mendorong pelaku usaha berkembang dan memiliki daya saing yang lebih luas.
“UMKM harus kita dorong untuk naik kelas, tidak hanya bertahan tetapi berkembang hingga mampu bersaing di pasar global,” tegasnya.
BACA JUGA Sekda Pimpin Rapat Persiapan MTQH XXXIV Kota Batam Digelar 10-16 April di Dataran Engku Putri
Bazar PKK tersebut mengusung tema penguatan daya saing UMKM agar mampu “go global” dalam mewujudkan Batam sebagai kota yang maju, sehat, dan berdaya saing. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Amsakar juga mengingatkan agar kegiatan bazar tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan harus dievaluasi secara berkala untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pelaku UMKM.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi UMKM, mulai dari manajemen usaha, keterbatasan modal, strategi pemasaran, hingga kualitas produk dan kemasan. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah turut hadir memberikan solusi konkret.
“Jika hambatan ini bisa kita atasi bersama, UMKM Batam akan berkembang lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Batam, Erlita Amsakar, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk peran aktif camat dan lurah dalam pembinaan UMKM di tingkat wilayah. Dengan sinergi tersebut, ia optimistis UMKM Batam mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
Pembukaan bazar ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya kegiatan. Bazar ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka peluang bagi produk UMKM Batam untuk menembus pasar internasional. (*)
Editor : Dedy Suwadha




























