Home Berita Utama Kecelakaan Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, Korban Ditemukan Tewas di Medan Terjal

Kecelakaan Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, Korban Ditemukan Tewas di Medan Terjal

Kecelakaan Helikopter Jatuh di Sekadau
Diduga ini Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id – Kecelakaan helikopter terjadi di wilayah Kabupaten Sekadau, Kamis (16/4/2026). Sebanyak tujuh korban dalam insiden tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman.

Helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX milik perusahaan swasta itu sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan di wilayah Kalimantan Barat. Setelah dilakukan pencarian intensif, tim akhirnya menemukan titik jatuhnya pesawat di area perbukitan yang sulit dijangkau.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, hingga masyarakat setempat langsung bergerak melakukan evakuasi. Namun, proses evakuasi korban menghadapi kendala berat akibat medan yang terjal dan kondisi gelap saat malam hari.

Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Nurrachman Gindha Dradhizya menyebutkan, sebagian korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Empat jenazah sudah dievakuasi, sementara tiga lainnya masih berada di dalam badan helikopter,” ujarnya.

BACA JUGA Viral Helikopter Didorong Anggin dan Jatuh di Huntington Beach California

Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut mengangkut 8 orang, terdiri atas dua kru, yakni Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyid (EOB); serta enam penumpang: Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito. Hingga saat ini, proses SAR masih berlangsung.

Bawa CEO PT KPN

Helikopter yang diduga membawa CEO PT Karunia Prima Nastari (KPN), perusahaan perkebunan sawit bersama lima penumpang lain dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Menukung, Kabupaten Melawi, menuju Pontianak, Kamis (16/4/2026) pagi.

Pelaksana tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sanggau, Sigit Purnomo, mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari grup komunikasi internal.(detik/liputan6)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp