
BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII Batam ) dalam rangka membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan Kota Batam dan kawasan sekitarnya.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan BP Batam tersebut menjadi wadah dialog antara kalangan mahasiswa dan pemangku kebijakan guna memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah persoalan strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari pengembangan investasi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga berbagai tantangan sosial yang muncul seiring pesatnya pertumbuhan Batam sebagai kawasan industri dan investasi.
Perwakilan PMII menyampaikan sejumlah pandangan serta masukan terkait arah pembangunan Batam ke depan. Organisasi mahasiswa itu menilai keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Sementara itu, jajaran BP Batam menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan PMII. BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif.
Dalam pertemuan tersebut, BP Batam juga memaparkan sejumlah program dan langkah strategis yang tengah dijalankan untuk memperkuat daya saing Batam sebagai salah satu pusat investasi nasional. Upaya tersebut mencakup percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan perizinan, serta penciptaan iklim investasi yang semakin kondusif.
Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan organisasi kemahasiswaan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan Batam yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Melalui audiensi ini, BP Batam berharap hubungan dengan kalangan mahasiswa dapat semakin erat sehingga berbagai aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menjadi bagian dari proses pembangunan daerah.
PMII pun menyatakan kesiapan untuk terus berkontribusi melalui gagasan, kajian, serta peran aktif mahasiswa dalam mengawal pembangunan Batam agar berjalan sejalan dengan kepentingan masyarakat dan visi kemajuan daerah. (*)
Editor Dedy Suwadha






























