Home Batam Operasi 7 Luka Tusuk AF Masih Dirawat, Keluarga Berterimakasih ke RS Bhayangkara...

Operasi 7 Luka Tusuk AF Masih Dirawat, Keluarga Berterimakasih ke RS Bhayangkara Polda Kepri

Operasi 7 Luka Tusuk AF Masih Dirawat, Keluarga Ucap Terimakasih ke Pihak RS Bhayangkara Polda Kepri
Operasi 7 Luka Tusuk AF Masih Dirawat, Keluarga Ucap Terimakasih ke Pihak RS Bhayangkara Polda Kepri

BATAM – Hidup terkadang menghadirkan ujian yang tak pernah dibayangkan. Bagi AF (inisial), pemuda yang menjadi korban penusukan brutal di kawasan Villa Pesona Asri, Batam, perjuangan itu bukan sekadar tentang bertahan dari luka, melainkan memenangkan pertarungan melawan maut.

Sembilan hari setelah peristiwa berdarah yang nyaris merenggut nyawanya, AF akhirnya diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, Minggu (14/6/2026). Kepulangannya menjadi kabar bahagia bagi keluarga yang selama ini setia mendampingi setiap detik perjuangannya.

Perjalanan menuju kesembuhan itu tidak mudah. Tujuh luka tusukan yang bersarang di tubuhnya menyebabkan cedera serius, termasuk kerusakan pada organ hati. Saat pertama kali tiba di rumah sakit usai kejadian pada Jumat dini hari, 5 Juni 2026, kondisi AF berada dalam keadaan kritis.

Di ruang perawatan, rasa sakit masih menjadi teman yang harus ia hadapi setiap hari. Bahkan untuk sekadar mengubah posisi tubuh, AF masih harus menahan nyeri yang menusuk hingga ke bagian punggung dan pinggul.

“Kalau bergerak sedikit saja masih sakit, terutama di bagian punggung hingga pinggul,” ujar AF dengan suara pelan.

Dokter bedah yang menangani AF, dr. Amara Ihsan, Sp.B., FICS, menjelaskan bahwa pasien harus segera menjalani operasi penyelamatan nyawa karena luka tusukan telah menyebabkan kerusakan serius pada hati dan menimbulkan cairan di rongga perut.

“Pasien datang dalam kondisi kritis. Luka yang dialami menyebabkan kerusakan pada hati sehingga harus segera dilakukan tindakan operasi,” jelasnya.

Tim medis kemudian melakukan operasi besar selama lebih dari empat jam. Berkat kerja keras dan ketelitian para tenaga kesehatan, operasi berjalan sukses dan AF langsung mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU.

Hari-hari berikutnya menjadi masa yang penuh harapan. Di tengah pemantauan ketat tim medis, kondisi AF perlahan menunjukkan perkembangan positif. Pada Senin (8/6), ia dipindahkan ke ruang rawat inap sebagai tanda bahwa tubuhnya mulai merespons pengobatan dengan baik.

Di balik proses pemulihan itu, ada kekuatan besar yang terus mengiringi langkah AF: doa dan kasih sayang keluarga. Orang tua, saudara, serta kerabat tak pernah meninggalkannya sendiri. Mereka menjadi sumber semangat saat rasa sakit dan trauma masih membekas.

Amrullah, ayah AF, mengaku bersyukur karena putranya berhasil melewati masa-masa paling kritis.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dokter dan perawat Rumah Sakit Bhayangkara yang telah merawat anak kami dengan penuh perhatian sejak kondisi kritis hingga sekarang,” ujarnya.

Menurut keluarga, dr. Amara Ihsan rutin memantau perkembangan pasien setiap hari. Tidak hanya memberikan penanganan medis, ia juga terus memberikan motivasi agar AF tetap kuat menjalani proses pemulihan.

Setelah melewati berbagai tahapan perawatan intensif, AF akhirnya diperbolehkan pulang. Meski demikian, perjuangannya belum berakhir. Ia masih harus menjalani kontrol dan perawatan lanjutan melalui program rawat jalan.

Perawat Rumah Sakit Bhayangkara Batam, Santi, mengatakan AF dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan pada 22 Juni mendatang untuk memastikan proses pemulihannya berjalan optimal.

“AF akan kembali menjalani kontrol dan rawat jalan sesuai jadwal yang telah ditentukan pada 22 Juni mendatang,” kata Santi.

Bagi keluarga, kepulangan AF bukan sekadar akhir dari masa perawatan di rumah sakit. Ini adalah simbol kemenangan atas ujian hidup yang begitu berat. Dari ranjang rumah sakit hingga kembali ke rumah, AF telah membuktikan bahwa harapan selalu ada selama seseorang tidak menyerah untuk bertahan.

Kini, doa terus mengalir dari keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengikuti kisahnya. Mereka berharap AF segera pulih sepenuhnya, kembali tersenyum, dan melanjutkan kehidupannya dengan semangat baru.

“Semoga AF segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Sedang untuk proses hukum pelaku kami percaya dengan pihak kepolisian,” tutup Amrullah penuh harap. (*)

Tulisan Amrullah Orang Tua Korban.

Terungkap Pelaku Penusukan Pekerja di Pesona Asri Terungkap Setelah Buat Laporan Sendiri

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL