Home Berita Utama Petir Merenggut Nyawa Remaja di Karimun, Temannya Koma Usai Berteduh di Bawah...

Petir Merenggut Nyawa Remaja di Karimun, Temannya Koma Usai Berteduh di Bawah Pohon

Seorang remaja berinisial A (16) meninggal dunia setelah tersambar petir
Seorang remaja berinisial A (16) meninggal dunia setelah tersambar petir, sementara sahabatnya, AP (13), dalam kondisi koma, saat berteduh di bawah pohon saat hujan deras.(Foto: Junizar)

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Duka mendalam menyelimuti warga Teluk Paku, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Seorang remaja berinisial A (16) meninggal dunia setelah tersambar petir, sementara sahabatnya, AP (13), dalam kondisi koma.

Kapolsek Meral, IPTU Wardi Purbowo, mengatakan, korban segera dievakuasi oleh petugas keamanan bersama warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT).

“Korban sempat mendapatkan penanganan medis. Namun korban berinisial A tidak dapat diselamatkan, sementara AP hingga saat ini masih dalam kondisi koma dan menjalani perawatan intensif,” terang Wardi, Rabu (24/6/2026).

Peristiwa tragis tersebut kata Kapolsek terjadi pada siang hari, sekitar pukul 12.25 WIB di kawasan Teluk Paku, dekat area PT KIC.

“Saat kejadian, kedua korban bersama tiga teman lainnya tengah bermain. Namun cuaca yang semula normal mendadak berubah ekstrem. Langit menggelap, hujan turun disertai angin kencang,” katanya.

Kapolsek berujar, dalam situasi tersebut, A mengajak AP untuk mencari perlindungan dan berteduh di bawah sebuah pohon yang berada tidak jauh dari pipa besi bekas aliran minyak milik PT KIC. Tak lama kemudian, petir menyambar lokasi tersebut.

“Dentuman keras membuat kedua remaja itu terkapar. Tiga teman mereka yang panik langsung berlari meminta pertolongan kepada petugas keamanan di pos jaga PT KIC,” imbuhnya.

Peristiwa tersebut kata Kapolsek menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat cuaca buruk terjadi.

“Berteduh di bawah pohon ketika hujan disertai petir dan dapat meningkatkan risiko sambaran listrik dari langit yang sewaktu-waktu dapat mengancam nyawa,” tandasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026