
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah Popda X Provinsi Kepri resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang berlangsung di Panggung Rakyat Kemuning, Coastal Area, Kabupaten Karimun, Kamis (2/7/2026).
Sebagai tuan rumah penyelenggara, Kabupaten Karimun menurunkan sebanyak 147 atlet putra dan putri yang akan berlaga pada 91 nomor pertandingan dari berbagai cabang olahraga.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Karimun untuk meningkatkan prestasi olahraga pelajar di tingkat provinsi.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menargetkan kontingen Karimun mampu menembus tiga besar dalam klasemen akhir perolehan medali.
“Sebagai tuan rumah, kami menargetkan masuk tiga besar. Kami juga berharap seluruh rangkaian Popda X Provinsi Kepri dapat berjalan aman, lancar, sukses, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Iskandarsyah usai menghadiri pembukaan.
Menurutnya, penyelenggaraan Popda tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung dari berbagai kabupaten/kota diperkirakan akan meningkatkan tingkat hunian hotel, mendorong penjualan pelaku UMKM, serta memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Karimun kepada para tamu,” ungkapnya.
Sehingga kata Bupati, momentum ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Hotel-hotel bisa terisi, UMKM memperoleh peningkatan penjualan, dan Karimun semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Kepulauan Riau,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, secara resmi membuka Popda X menegaskan, ajang olahraga pelajar merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet sejak usia dini. Melalui kompetisi seperti Popda, bibit-bibit atlet berprestasi dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
“Sejumlah atlet Kepulauan Riau sebelumnya telah berhasil meraih prestasi pada berbagai kejuaraan nasional bahkan tingkat Asia, sehingga pembinaan yang berkelanjutan menjadi faktor utama dalam mencetak prestasi tersebut,” ucap Gubernur.
Namun demikian, Ansar mengakui bahwa keterbatasan kondisi keuangan daerah masih menjadi tantangan dalam pembinaan olahraga.
“Kami berharap ada dukungan dari dunia usaha untuk bersama-sama membantu pembinaan atlet. Semoga ke depan kondisi APBD semakin membaik sehingga pembinaan olahraga dapat dilakukan secara lebih maksimal dan prestasi olahraga Kepulauan Riau terus meningkat,” imbuhnya.
Ia berujar bahwa, Popda X Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 ini, diharapkan tidak hanya menjadi ajang persaingan prestasi antarpelajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat sportivitas.
“Sekaligus memberikan dampak ekonomi dan promosi pariwisata bagi Kabupaten Karimun sebagai tuan rumah penyelenggara,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis



























