Home Tanjungpinang Dua Pekan Padam, Lampu Jembatan Dompak Tanjungpinang Dikeluhkan Warga dan Pedagang

Dua Pekan Padam, Lampu Jembatan Dompak Tanjungpinang Dikeluhkan Warga dan Pedagang

Lampu Jembatan Dompak Tanjungpinang Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Salah seorang pedagang di kawasan Jembatan Dompak, Nawer, mengaku usahanya mengalami penurunan omzet sejak lampu penerangan padam.

WhasApp

TANJUNGPINANG – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jembatan Dompak menuju kawasan Kantor Gubernur Kepulauan Riau dilaporkan padam selama sekitar dua pekan. Kondisi tersebut membuat kawasan yang menjadi salah satu ikon Kota Tanjungpinang itu gelap gulita pada malam hari, Minggu (2/8/2026).

Padamnya lampu penerangan dikeluhkan warga dan para pedagang yang menggantungkan aktivitas ekonomi di sekitar jembatan. Selain mengurangi kenyamanan pengguna jalan, kondisi tersebut juga dinilai berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung.

Salah seorang pedagang di kawasan Jembatan Dompak, Nawer, mengaku usahanya mengalami penurunan omzet sejak lampu penerangan padam.

“Sudah sekitar dua minggu lampunya mati. Pengunjung jadi sepi karena takut melintas atau duduk santai di sini, sehingga dagangan kami juga ikut sepi,” ujar Nawer.

Menurutnya, pada malam hari kawasan Jembatan Dompak biasanya menjadi tempat favorit masyarakat untuk menikmati suasana kota. Namun, minimnya penerangan membuat banyak warga memilih tidak berkunjung.

Selain berdampak terhadap pelaku UMKM, padamnya PJU juga memunculkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan. Jembatan Dompak merupakan salah satu akses utama menuju pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau yang setiap hari dilalui kendaraan.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki lampu penerangan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan risiko kecelakaan maupun tindak kriminal dapat diminimalkan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab padamnya lampu penerangan di Jembatan Dompak belum diketahui secara pasti. Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta PT PLN terkait penyebab gangguan dan jadwal perbaikannya. Apabila terdapat klarifikasi dari instansi terkait, berita ini akan diperbarui. (*)

Kiriman Yadi

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026