Home Kepri Gubernur Kepri Apresiasi Sinergi Aparat Ungkap 1,3 Ton Ketamine di Perairan Bintan

Gubernur Kepri Apresiasi Sinergi Aparat Ungkap 1,3 Ton Ketamine di Perairan Bintan

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengapresiasi sinergi aparat gagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamine
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengapresiasi sinergi aparat penegak hukum yang berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamine
Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengapresiasi sinergi aparat penegak hukum yang berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamine di perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan.

Apresiasi tersebut disampaikan Ansar saat menghadiri konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti ketamine di Gedung Fisabilillah Komando Daerah TNI-AL IV, Rabu (12/8/2026).

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah aparat mengamankan kapal MV King Sun di perairan Tanjung Berakit pada 7 Agustus 2026.

Dari hasil penindakan, petugas menemukan 65 karung berisi sekitar 1.300.000 gram atau 1,3 ton ketamine. Barang terlarang tersebut disembunyikan di bagian rubanah atau basement lambung kapal.

Gubernur Ansar menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menunjukkan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah Kepri.

“Kolaborasi dan sinergi yang baik antar lembaga pemerintahan, terutama di bidang penegakan hukum, akan menghasilkan berbagai kebaikan bagi masyarakat luas. Saya turut mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh unsur yang terlibat karena sudah berhasil menyelamatkan masa depan generasi muda di Kepulauan Riau dan Indonesia,” ujar Ansar.

Ansar menilai posisi geografis Kepri yang strategis dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara membuat penguatan pengawasan dan kerja sama antarlembaga menjadi sangat penting.

Sinergi antara TNI, BNN, BPOM, Bea Cukai, unsur penegak hukum, serta instansi terkait lainnya dinilai menjadi kekuatan dalam mencegah wilayah Kepri dimanfaatkan sebagai jalur masuk maupun peredaran barang terlarang.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan keberhasilan tersebut menjadi pesan bahwa negara tidak akan membiarkan pihak-pihak yang berupaya mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.

“Pengungkapan ini bukan soal besarnya barang bukti yang disita, tetapi merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki orang-orang hebat yang akan menjaga ketenteraman dan keamanan di Indonesia agar tidak terusik,” katanya.

Pemusnahan barang bukti tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pemberantasan peredaran narkotika serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Provinsi Kepri juga menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh unsur terkait untuk menjaga keamanan wilayah serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Kapolri, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Bakamla RI, Kepala BNN RI, Wakil Jaksa Agung, Kabareskrim Polri, Dirjen Bea dan Cukai, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Wali Kota Batam, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.(*)

Editor Dedy Suwadha

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026