
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kompensasi bagi masyarakat terdampak pemadaman listrik total (blackout) yang melanda Kabupaten Karimun, selama lebih dari 72 jam pada Juli 2026 hingga kini belum juga direalisasikan.
Memasuki Oktober 2026, kepastian mengenai waktu pemberian kompensasi tersebut masih menjadi tanda tanya.
Kondisi ini mendapat sorotan dari Wakil Ketua II DPRD Karimun, Adi Hermawan, yang meminta PT PLN lebih proaktif menyelesaikan tanggung jawab kepada masyarakat.
Adi menilai, sudah hampir tiga bulan berlalu sejak blackout terjadi, namun masyarakat belum memperoleh kepastian kapan kompensasi akan diberikan.
“Kami minta pihak PLN lebih proaktif demi percepatan terhadap tanggung jawab kompensasi ini. Karena terjadinya blackout kemarin itu karena kelalaian pihak PLN sendiri dan masyarakat banyak yang dirugikan akibat pemadaman listrik tersebut,” ungkap Adi, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, dampak pemadaman berkepanjangan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat dan berbagai sektor aktivitas di Karimun.
“Karena itu, PLN dinilai perlu segera memberikan kejelasan sekaligus merealisasikan kompensasi sesuai tanggung jawabnya,” imbuh Adi.
Adi menegaskan, DPRD Karimun tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan bagi masyarakat.
Bahkan, kata Adi, jika PLN tidak segera menuntaskan persoalan kompensasi tersebut, DPRD Karimun siap mengambil langkah lebih lanjut dengan menyurati Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PLN Pusat.
“Kami siap mengirimkan surat resmi ke Kementerian ESDM dan PLN Pusat jika pihak PLN tak juga menunaikan tanggung jawab kompensasi ini,” tegasnya.
Sementara itu, Manager ULP PLN Karimun, Suheri, menjelaskan, proses pemberian kompensasi saat ini masih berlangsung di tingkat PLN Pusat.
Ia mengungkapkan, data pelanggan yang terdampak telah disampaikan kepada PLN Pusat untuk diproses lebih lanjut.
“Info yang kami terima saat ini masih proses di PLN Pusat. Kami memohon maaf dan meminta masyarakat tetap bersabar,” jelas Suheri.
Suheri menyebut, kompensasi tersebut nantinya diperuntukkan bagi sekitar 60 ribu pelanggan yang terdampak pemadaman.
Pihak ULP PLN Karimun, kata dia, masih terus berkoordinasi dengan jajaran di atasnya untuk mendapatkan kepastian terkait mekanisme dan waktu pemberian kompensasi.
“Kami akan terus berkoordinasi ke atasan kami terkait kompensasi ini. Jika sudah akan diberikan, maka kami akan informasikan,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























