
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memastikan pasokan listrik di Kota Batam telah kembali pulih 100 persen setelah gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas pada Senin (12/10/2026).
Kepastian tersebut disampaikan Amsakar pada Selasa (13/10/2026), setelah berkoordinasi dengan Direktur Utama PT PLN Batam, Kwim Fo, beserta jajaran terkait untuk memantau penanganan gangguan dan pemulihan pasokan listrik.
Amsakar menjelaskan, gangguan awal terjadi di wilayah Sekupang akibat permasalahan pada sistem kelistrikan. Dampaknya kemudian meluas ke sejumlah wilayah pelayanan di Batam.
“Berdasarkan informasi terkini yang kami terima, kondisi kelistrikan sudah kembali pulih 100 persen. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan informasi yang menyebutkan Batam akan mengalami blackout selama tiga hari ke depan. Informasi tersebut tidak benar,” kata Amsakar, Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan data infografis kelistrikan PLN Batam pada Selasa (13/10/2026) pukul 04.00–05.00 WIB, sebanyak 406.083 dari total 411.219 pelanggan terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik. Angka tersebut setara dengan sekitar 98,8 persen.
Dari sisi beban listrik, sebanyak 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW yang terdampak telah kembali menyala, atau mencapai sekitar 99 persen.
Pada saat data tersebut dirilis, seluruh 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang terdampak telah kembali beroperasi. Namun, masih terdapat satu penyulang pada jaringan distribusi yang dalam proses penanganan.
Amsakar kemudian menyampaikan bahwa berdasarkan informasi terbaru yang diterimanya, pemulihan pasokan listrik telah mencapai 100 persen.
Ia mengapresiasi langkah cepat tim teknis PLN Batam dalam menangani gangguan dan menormalkan kembali sistem kelistrikan.
Selain memastikan pemulihan listrik, Amsakar mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya kabar mengenai pemadaman listrik selama tiga hari berturut-turut.
Ia meminta warga memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi PLN Batam sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
Menurut Amsakar, kepastian pasokan listrik sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, kegiatan usaha, serta pelayanan dasar, termasuk distribusi air bersih.
“Semoga dengan kembali normalnya pasokan listrik, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar, termasuk pelayanan dan suplai air bersih. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Pemerintah Kota Batam menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi layanan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik.
Dengan pulihnya pasokan listrik, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal. Warga juga diminta mengutamakan informasi resmi agar tidak ikut menyebarkan kabar yang berpotensi menimbulkan keresahan. (*/mcb)
Editor Dedy Suwadha





























