WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Perayaaan menyambut tahun baru Imlek ke 2568 dengan shio Ayam Api, dalam acara ini dihadiri oleh Wakil dan Walikota Batam, Hendra Asman dan Ruslan Ali dari Anggota DPRD Kota dan Anggota DPRD Propinsi, Ketua PSMTI Pusat, Propinsi dan Kota, Dandim 0316, Kapoltabes Barelang, Ketua PMI Kepri dan Instansi pemerintah lainnya beserta masyarakat kota Batam. (Jum’at, 27/01/2017)
Acara ini dibuka dengan rentetan letusan dari suara petasan yang menandakan dimulainya acara menyambut tahun baru Imlek yang dilakukan oleh walikota Batam dan tokoh dari marga Tionghoa, serta diiringi dengan pertunjukan tarian ular naga dan atraksi barongsai.
Pantauan wartakepri.co.id diacara tersebut, melihat animo masyarakat sungguh besar hingga melebar ke seberang jalan menyaksikan acara menyambut perayaan Imlek, dan diperkirakan mencapai lima ratusan lebih penonton baik itu dari kalangan marga Tionghoa maupun suku lainnya.
Dalam acara ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan diantarnya, Band musikku dari Vista Hotel, Tarian Gaung Kipas Madani (Melayu), Tari Burung Merak disertai penulisan Kaligrafi (Tionghoa), Tari Sekar Jagad (Bali), tari Pesona Nusantara dari berbagai macam Daerah serta penampilan Duo Singer spesial membawakan lagu Tionghoa.
Dan tidak kalah menariknya tentang ramalan di tahun shio Ayam Api yang disampaikan oleh Master Fengshui, Suhadi mengatakan, “ditahun Ayam Api, Kita harus banyak berdoa dan beramal serta bangun pagi, bekerja lebih giat agar rejeki lancar, untuk warna keberuntungan ditahun ini diantaranya; warna merah, pink, orange, ungu, hijau dan coklat. Katanya
Di penghujung acara, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat, Edy Husy menyampaikan, “menyambut perayaan Imlek dalam tahun ini (2017) sungguh luar biasa antusias warga yang hadir, dan meminta kepada pemerintah agar Nagoya menjadi pusat budaya dimana terdapat suku Melayu, Oriental dan suku lainnya yang akan menjadi kebanggaan Kota Batam. Imbuhnya.
Walikota Batam, Muhamad Rudi menambahkan, “Kita hendaklah saling tolong menolong dimana yang kaya membantu yang kurang mampu, dan yang kuat membantu yang lemah serta menjaga kerukunan antar umat beragama agar tercapainya tercapainya Batam yang aman, damai dan menjadi Kota Madani. Ujarnya
Tibalah saat detik detik pergantian hari/menyambut tahun baru Imlek pada pukul 22.50 WIB (Jum’at malam), Wakil dan Walikota Batam, Panitia acara beserta Instansi terkait bersama sama menaiki podium menghitung mundur bersama masyarakat yang hadir menyambut tahun baru Imlek dan menyaksikan kemeriahan kembang api hingga selesai. (Andi Pratama)
























