Home Hotel ASDP dan Delapan BUMN Tandatangani CSPA Bersama InJourney Hospitality

ASDP dan Delapan BUMN Tandatangani CSPA Bersama InJourney Hospitality

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama delapan BUMN lain resmi menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan InJourney Hospitality.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama delapan BUMN lain resmi menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan InJourney Hospitality.

WhasApp

JAKARTA – Transformasi ekosistem hospitality Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasuki tonggak penting. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak usahanya, PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), menggelar penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) bersama sembilan BUMN pada 26 Juni 2026.

Salah satu peserta utama adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah strategis ini.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, hadir langsung dalam penandatanganan tersebut bersama Wakil Direktur Utama Yossianis Marciano dan Direktur Teknik Nana Sutisna.

Kehadiran jajaran direksi ASDP menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat sinergi antar-BUMN guna menciptakan nilai tambah berkelanjutan, khususnya di sektor pariwisata dan perhotelan.

“ASDP mendukung penuh langkah strategis transformasi ekosistem hospitality BUMN. Penandatanganan CSPA ini merupakan bagian dari penguatan sinergi antar-BUMN dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Heru Widodo di sela acara.

Sembilan BUMN Perkuat Fondasi Hotel BUMN

Selain ASDP, delapan BUMN lain yang turut menandatangani CSPA adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk Group, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Group, PT Hutama Karya (Persero) Group, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Group, PT Nindya Karya, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Group, PT Waskita Karya (Persero) Tbk Group, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Group. Ruang lingkup perjanjian mencakup pengambilalihan aset, pemisahan usaha, serta pengambilalihan saham unit bisnis hotel milik masing-masing BUMN ke dalam pengelolaan InJourney Hospitality.

Penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari tahap awal yang telah dilaksanakan pada 11 Juni 2026. Saat itu, CSPA diteken untuk pengalihan unit bisnis hotel di internal InJourney Group, antara lain The Manohara Hotel, Pullman Mandalika, dan lima hotel bandara kelolaan IAS Group, serta penataan struktur kepemilikan PT Hotel Indonesia Properti (HIPRO).

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menekankan bahwa konsolidasi ini bukan sekadar penyatuan aset, melainkan transformasi fundamental industri perhotelan nasional.

“Melalui InJourney Hospitality, kami ingin membangun portofolio hotel yang lebih terstruktur, mengangkat keunggulan heritage Indonesia sebagai diferensiasi, serta menciptakan value creation yang berkelanjutan,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).

Konsolidasi ini hadir untuk mengatasi tantangan fundamental yang selama ini membelenggu hotel-hotel BUMN, seperti fragmentasi merek, perbedaan standar layanan, hingga belum optimalnya kinerja operasional.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi di bawah satu entitas, setiap aset diharapkan mampu mencapai potensi terbaiknya sekaligus menghadirkan pengalaman hospitality berstandar global yang kental dengan karakter budaya Indonesia.

InJourney sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata memegang mandat untuk mengorkestrasi percepatan transformasi ekosistem pariwisata nasional. Langkah ini sejalan dengan arahan pemegang saham untuk membangun industri perhotelan nasional yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing global, sekaligus meningkatkan nilai aset negara secara berkelanjutan.

Maya menambahkan, proses yang telah berjalan menjadi fondasi kuat menuju pengelolaan hotel yang semakin profesional dan optimal.

“InJourney percaya bahwa transformasi sebesar ini hanya dapat diwujudkan melalui semangat gotong royong. Dengan kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis konsolidasi Hotel BUMN akan memperkuat ekosistem pariwisata nasional dan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi Indonesia,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari ASDP dan BUMN lainnya, InJourney Hospitality kini memimpin pengelolaan portofolio hotel BUMN yang lebih terstruktur.

Transformasi ini diharapkan mampu mendorong Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan di tingkat global, menghadirkan layanan kelas dunia, dan mengoptimalkan kontribusi sektor hospitality terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sumber:detik/wk

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026