TANJUNGPINANG, WARTAKEPRI.co.id – Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Kolonel Laut (P) S. Irawan, S.E. pada tanggal 24 Februari pukul 22.32 WIB melalui Puskodal Lantamal IV menerima berita dari ILO Singapura IFC/MSTF tentang kapal pelaku illegal fishing masuk DPO Interpol Norway telah memasuki wilayah Indonesia (berdasarkan Purple Notice) “VIKING” dengan AIS dalam keadaan off pada posisi Lat 01 26.7 N Long 104 35.8 E (sekitar 12,5 Nautical Mile utara Tanjung Berakit Bintan).
Komandan Lantamal IV Kolonel Laut (P) S. Irawan, S.E. memerintahkan WFQR (Western Fleet Quick Response) Lantamal IV untuk melaksanakan penindakan informasi yang diterima tersebut. Kapal perang milik jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), KRI Sultan Thaha Saifudin-376, Kamis (25/02/2016) berhasil menangkap kapal FV. Viking berbendera Nigeria yang merupakan target operasi interpol Norwegia.
Menurut Kepala Dispen Lantamal IV Mayor, Josdy Damopolii, saat ditangkap kapal tersebut telah memasuki perairan Indonesia tepatnya 12.5 NM di perairan utara Tanjung Berakit, Kepulauan Riau. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama gabungan antara Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang dengan Wing Udara-2 Tanjungpinang dimana saat memburu dan melacaknya menggunakan helikopter NV-408 hingga berhasil menemukan posisi kapal milik asing tersebut.
Menurut Danlantamal IV Kolonel Laut (P) S. Irawan, S.E., kapal asing tersebut dinahkodai oleh Huan Venesa yang merupakan warga negara Chili dengan jumlah ABK (Anak Buah Kapal) sebanyak 11 orang. Danlantamal menambahkan, hasil pengembangan sementara berdasarkan Purple Notice Interpol Norway kapal tersebut sudah 13 kali ganti nama, 12 kali ganti bendera dan 8 kali ganti call sign.
Danlantamal IV menambahkan penangkapan tersebut mendapat apresiasi dari Pangarmabar Laksamana Muda TNI A. Taufiq R. serta dari Komandan Maritim Security Task Force (MSTF) di Malaysia dan Menteri KKP Susi Pujiastuti.
Dari hasil pemeriksaan terhadap muatan kapal penangkap ikan tidak ditemukan muatan ikan hasil illegal fishing. Selanjutnya FV. Viking dikawal menuju Pangkalan TNI AL Tanjung Uban oleh KRI Sultan Thaha Saifudin-376 dan pada pukul 00.05 WIB kapal FV Viking disandarkan didermaga Tanjung Uban.
Danlantamal menjelaskan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan imigrasi dan Kepolisian RI untuk proses lebih lanjut.(r/lantamal4)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O

























