WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Setiap insan tentunya punya upaya dan keinginan agar bisa mendapat tempat di hati orang banyak. Sehingga, harus bisa berbaur dan bergaul dengan latar suku dan masyarakat. Terkadang hal tersebut tidak dapat diwujudkan dengan baik dan sukses, mengingat ada kesibukan seseorang dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari yang tidak dapat ditinggalkan.
Namun, tidak begitu halnya dengan pria berdararah Pontianak Kalbar, bernama Dede Muhamad ini. Pasalnya, meskipun kesibukannya aktivis kesehatan dan pemuda selalu padat dalam menjalankan sejumlah kegiatan sehari-hari, dirinya masih sempat meluangkan waktu untuk berkumpul bersama warga di lingkungan tempat tinggalnya.
Dan karena keramahannya itu pula, di organisasi Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) untuk Natuna dirinya dipercaya memimpin organisasi masa periode 2018 hingga 2021.
Dede Muhamad Ramli terpilih menjadi ketua meraih 70 suara mengunguli calon ketua yang lain Nazar, memperoleh suara 20 pada Musawarah besar Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) Natuna melalui musyawarah mufakat bersama ratusan warga Kalbar pada Sabtu 28 April 2018, di gedung Semansa.
Dia menyebutkan, sebelum menjabat Ketua IKKB Dede Muhamad Ramli merupakan tokoh muda selalu aktif memberikan warna kegiatan sosial di Natuna. “Usia masih muda namun saya yakin pak ketua kami baru mampu memberikan perubahan yang baik demi kelangsungan organisasi ini,” sebut Firdaus Pantia Mubes IKKB, Sabtu.
Terpilihnya Dede sebagai ketua ini kata dia, karena kontribusinya dalam mengembangkan Dan perhatian atas warga perantau Kalbar di Natuna. Kontribusi tersebut kata dia, telah dilihat dan dirasakan oleh warga kalbar Natuna sehingga dirasakan warga perantau Kalbar.
“Setelah terpilih ini Dede akan segera mengumumkan kepengurusannya,” katanya.
Saifulbarhi pemuda perantau Kalbar di Natuna, berharap, dengan digelarnya Mubes IKKB akan membawa organisasi ini menjadi lebih baik lagi pada masa mendatang.
” Pembinaan Organisasi pada kabupaten/kota harus lebih intensif, termasuk sosialisasi terhadap keberadaan organisasi ini di tengah masyarakat Natu a, termasuk juga pelatihan-pelatihan bagi pengurus, agar dapat menjalankan organisasi lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurut Saiful Bahri, penataan organisasi adalah hal yang paling penting sebelum melangkah lebih jauh untuk kegiatan lainnya. AD/ART yang sudah ada harusnya bisa dijalankan sebagai amanat organisasi bagi setiap pengurus IKKB di Natuna, sehingga organisasi bisa betul-betul dirasakan manfaatnya bagi segenap anggota IKKB dan masyarakat Natuna pada umumnya.
IKKB sendiri merupakan organisasi lintas etnis, lintas agama dan lintas daerah. “Di Kalbar ada tiga etnis, yakni Dayak, Melayu dan etnis Tionghoa, jadi melalui IKKB inilah ketiga etnis ini disatukan, terutama yang berada di perantauan,” ujarnya.
Hal senada sampaikan Dede Muhamad Ramli, dalam pidato perdanya mengatakan, tidak mudah menjalani sebuah kepengurusan, kawan kawan yang perlu kita tanamkan bersama adalah bekerja sesuai dengan tupoksi dan AD/ART yang dilandasi rasa ikhlas. ” Insyaallah akan melaksanakan segala amanah dan tanggung jawab ini dengan penuh ikhlasan,” ucap Dede. (*)
Kiriman Riyrinovsky.































