WARTAKEPRI.co.id – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F Moeloek, meminta masyarakat waspada terhadap segala jenis penyakit. Imbauan ini disampaikan Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-54. Ia juga mengatakan Indonesia saat ini sedang menghadapi transisi epidemologi.
“Terkait dengan penyakit, sekarang ada tiga beban penyakit (triple burden of diseases) yaitu pertama telah bergesernya penyakit menular ke arah penyakit tidak menular. Seperti penyakit jantung, gagal ginjal, diabetes, kanker, dan lainnya,” kata Menkes, Senin (12/11/2018).
Kedua muncul ancaman penyakit infeksi baru seperti flu burung, ebola, dan Tuberkulosis (TBC) Resisten Obat. Yang ketiga masyarakat masih dihadapkan pada masalah penyakit menular yang belum selesai seperti demam berdarah, TBC, malaria, HIV/ADIS, Filariasis, dan kecacingan.
Indikator-indikator penyakit tidak menular (PTM) telah menunjukkan kenaikan dari sisi angka kejadian. Prevalensi kencing manis berdasarkan pemeriksaan darah telah meningkat dari 6,9 persen tahun 2013 menjadi 8,5 persen pada 2018.
Sedangkan tekanan darah tinggi (hipertensi) telah meningkat dari 25,8 persen tahun 2013 menjadi 34,1 persen tahun 2018. Perilaku merokok pada remaja juga meningkat dari 7,2 persen tahun 2013 menjadi 9,1 persen pada tahun 2018.
Sebagai bentuk pencegahan, maka perlu perilaku hidup sehat di masyarakat masih perlu ditingkatkan. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa perilaku makan buah dan sayur yang cukup yakni lima porsi sehari sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru mencapai lima persen.
Sedangkan perilaku aktifitas fisik yang masih perlu ditingkatkan karena masih 33,5 persen penduduk di atas 10 tahun aktifitas fisiknya kurang. “Saya berharap bahwa Germas dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga bisa diimplementasikan lebih operasional dan konkrit di tengah-tengah masyarakat,” kata Menteri Nila.(inf)





























