Menteri Sosial Khofifah Awasi Agen TKI Sampai ke Pedesaan

303

pemulangan tki di tanjungpinang oleh khofifah foto haluan dan kepri

TANJUNGPINANG, WARTA KEPRI.CO.ID – Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, jika tidak memiliki skill, baiknya tidak menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, karena kemungkinan besar menimbulkan masalah di luar negeri.

” Kalau tidak punya skill, jangan jadi TKI di luar negeri. Karena, kemungkinan jadi bermasalah tinggi sekali,” kata Khofifah Indar Parawansa, di Rumah Penampungan Trauma Center (RPTC) Tanjungpinang, Jumat, dikutip laman kepri.antara.com

Salah satunya keberadaan TKIB di Malaysia, yang seharusnya disiapkan lebih dulu sebelum diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri dan melalui jalur formal.

PKP HIMALAYA

” Sehingga, kemana pun mereka mau bekerja, mereka telah mempunyai skill,”tegasnya.

Mengurangi timbulnya masalah pada TKI yang bekerja di luar negeri, Kemensos juga akan melakukan pengawalan melalui jasa perekrutan TKI sampai ke pedesaan.

Hal ini mengingat, masih banyak jasa penyaluran TKI yang masuk ke pedesaan dengan meniupkan angin surga berupa iming-iming tawaran gaji besar dan kesejahteraan yang lebih baik, tanpa memperhatikan skill para pekerja yang di rekrut.

Menurut data di Kemensos pada tahun ini, TKI Bermasalah yang pada 2016 masuk dalam WNI Migran Korban Perdagangan, masih didominasi masyarakat Jawa Timur, dilanjutkan dengan warga Nusa Tenggara Barat, Aceh, dan Sumut.

“Insya Allah, pada 28 Januari 2016 nanti, kami akan mengadakan Rakor dengan seluruh dinas sosial di Indonesia untuk melakukan pemetaan daerah yang memiliki suplayer TKI yang potensial bermasalah,” paparnya.(ant)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel