WARTAKEPRI.co.id – Penelitian terbaru oleh Dr Leanne Brinke dari Haas School of Business menunjukkan bahwa sebenarnya setiap orang punya naluri yang cukup baik untuk mengenali pembohong. Buktinya, ketika berhadapan dengan pembohong, kita cenderung mulai bicara dalam hati bahwa mereka berbohong, atau berakting kalau kita percaya padanya. Ini adalah insting.
Melansir dari situs cnn berikut jurus jitu untuk mengenali pembohong dari perubahan fisiologis dan perilaku :
1. Mereka mengulangi ucapan dan bicara terlalu detail
Pembohong benci hal yang terlalu hening. Mereka pun mencoba mengisinya dengan bicara lebih banyak dan panjang dari yang seharusnya. terkadang orang pembohong akan memberi cerita detail untuk mendukung kisah mereka dan meyakinkan Anda serta diri mereka sendiri saat berbohong. Mereka menggunakan kata berulang karena mereka berjuang untuk memengaruhi orang lain.
2. Mereka menutup mulut mereka
Seorang pembohong sering mulut mereka ketika sedang berbohong. Tangan di mulut atau bahkan sentuhan bibir menunjukkan bahwa mereka berbohong. Ini merupakan sebuah bahasa tubuh seorang pembohong yang berusaha untuk menutup komunikasi. Ketika berbohong, orang secara naluriah untuk menutupi bagian tubuh yang rentan, misalnya kepala, leher, perut.
3. Kata-kata dan bahasa tubuh tidak sesuai
Sangat mudah untuk berbohong lewat kata-kata, namun tubuh Anda tahu kebohongan dan bisa mengungkapkan kebenaran. Sebuah tanda yang jelas ketika sedang berbohong adalah bahasa tubuh yang berbeda dengan kata-kata. Contohnya, ketika Anda bicara soal hal sedih, ternyata mereka berbicara sambil tersenyum atau santai.
4. Mereka mengubah pola khas gerakan mata
Mata adalah jendela jiwa. Mata juga akan mencerminkan berbagai perilaku Anda, terutama ketika Anda sedang berbohong. Saat berbohong, mata Anda akan berubah arah. Mata orang akan melihat ke kiri dan kanan ketika mereka mengingat informasi. Namun bola mata mereka akan turun ketika mereka berbohong. Hanya saja ini bukan patokan pasti, yang jelas ketika orang berbohong, gerakan mata mereka akan berubah. Ada satu gerakan mata yang dianggap umum. Orang yang berbohong seringkali melihat ke arah pintu, sebagai refleks rute pelarian alam bawah sadar mereka.
5. Perubahan napas
Saat berbohong, orang mulai bernapas lebih berat. Ini terjadi karena saat berbohong terjadi perubahan detak jantung dan aliran darah. Kadang, pembohong akan mengalami kesulitan bicara karena mukosa mulut yang kering. Ini merupakan sebagian respon tubuh karena berbohong.
6. Kata-kata dan bahasa tubuh tidak sesuai
Sangat mudah untuk berbohong lewat kata-kata, namun tubuh Anda tahu kebohongan dan bisa mengungkapkan kebenaran. Sebuah tanda yang jelas ketika sedang berbohong adalah bahasa tubuh yang berbeda dengan kata-kata. Contohnya, ketika Anda bicara soal hal sedih, ternyata mereka berbicara sambil tersenyum atau santai.






























