Hakim Tanya Mana Barang Bukti Sabu? Jaksa Cuma Kasi Lihat Foto

BATAM, WARTAKEPRI.co.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Wawan Setyawan SH membacakan dakwaannya terhadap terdakwa Keldickson, yang disidangkan sebagai pemakai bukan penggedar sabu 0,50 gram tersebut.

Saat ditanyakan barang bukti (BB sabu 0,50 gram) oleh Majelis Hakim Juli Handayani didampingi Hakim Taufik Abdul Halim dan Hakim Hera Polosia Ritonga SH, JPU hanya menunjukkan foto sabu yang ada dalam dakwaannya tanpa barang yang sesungguhnya. Terdakwa didampingi Penesahat Hukumnya, Juhri Pasaribu.

Terdakwa ditangkap pada hari Sabtu tanggal 07 November 2015 sekira pukul 21.00 wib di Perum Bukit Mas Blok C No.13 Kecamatan Lubuk Baja-Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

KPU KEPRI

Berawal dari adanya informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang yang sedang menggunakan Narkotika jenis sabu, maka saksi Ronald Boy Sihotang, saksi Wan Rahmat, dan saksi Dede Permana (anggota satnarkoba polresta Barelang) langsung menuju ke lokasi.

Penggeledahan terhadap terdakwa dilakukan saksi dan mendapatkan 1 (satu) plastik bening berisi kristal narkotika jenis shabu seberat 0,50 (nol koma lima puluh) gram dan 1(satu) butir pil ekstasi warna biru seberat 0,25 (nol koma dua lima) gram. Kata saksi penangkap

Katanya, sebelum terdakwa tertangkap baru 1 (satu) kali menerima pembelian narkotika jenis sabu dari Rysan (DPO), dengan harga Rp500.000 dan untuk 1 (satu) pil exstasi dengan harga Rp300.000. Kemudian sabu dan ekstasi tersebut akan terdakwa gunakan sendiri karena sudah ketergantungan terhadap Shabu tersebut sejak bulan Mei 2015.

Berdasarkan Hasil penimbangan Pegadaian No 826/02400/2015 tanggal 08 November 2015. Maka perbuatan terdakwa Keldickson diancam pidana pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (nik).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO