Yuddy Ajarkan ASN Berhemat Dimulai Matikan Lampu dan AC Kantor

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, JAMBI – ┬áMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengingatkan setiap Pemerintah baik daerah maupun provinsi untuk tidak boros dalam menggunakan anggaran, terlebih penggunaannya untuk hal yang tidak memiliki manfaat.

” Lakukan penghematan mulai mengecilkan temperatur AC,lampu matikan juga saat pagi, pastikan setiap aparatur daerah memiliki kesadaran melakukan penghematan,” Ucapnya.

Hal tersebut disampaikan saat membuka acara Forum Koordinasi Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (FORKOPANRB) di Jambi, pada 15 April 2016. Acara sendiri dihadiri oleh seluruh pejabat di KemenPANRB, Gubernur Jambi Zumi Zola, Anggota Ombudsman Laode. Ida, PLT D irektur Penelitian dan Pengembangan KPK Dian Patria, serta seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Pemprov Jambi.

Honda Capella

Selain itu ia meminta agar biaya belanja pegawai ditekan, karena memang jumlah ASN yang ada saat ini sudah cukup banyak. Pergunakan anggaran untuk hal yang lebih mendesak seperti pendidikan, kesehatan, maupun fasilitas umum.

Selain itu ia pun menyampaikan agar para aparatur terus memperhatian pentingnya pendapatan asli daerah (PAD), Retribusi, serta peran dari investor. Karena memang investor dikatakannya dapat meningkatkan pendapatan daerah, untuk itu pelayanan yang diberikan harus lebih optimal.

” Jika aparatur tidak mampu pelayanan publik dengan baik, bagaimana mau mengajak investor menanamkan modal,” Ujarnya

Yuddy pun menuturkan bahwa terdapat 3 sasaran pembangunan nasional bidang aparatur negara, yakni Birokrasi yang bersih dan akuntabel, kemudian Birokrasi yang efektif dan efisien, dan Birokrasi yang memiliki pelayanan publik yang berkualitas.

“Memperbaiki mindset aparatur yang ada terutama soal tata kelola,” Ujarnya.

Selain itu dikatakannya birokrasi harus mampu menjadi katalisator perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menjadi contoh dan teladan di lingkungannya masing-masing untuk menyongsong berbagai perubahan tersebut.

Ia pun menambahkan bahwa pemerintah daerah haruslah memperbaiki tata kelola dan birokrasi menjadi lebih baik kedepan. Untuk itu pemerintah pusat tidak segan segan membantu pemerintah daerah maupun provinsi dalam hal tersebut.

Usai membuka acara FORKOPANRB, Menteri Yuddy melakukan peninjauan ke Badan Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMD-PPT) Provinsi Jambi serta ke Badan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut Yuddy meminta setiap aparatur sipil negara (ASN) khususnya yang berada di Provinsi Jambi terus meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

Saat berada di kantor BPMD-PPT, Yuddy berpesan agar setiap pihak yang berwenang dapat memberikan pelayanan secara optimal, agar masyarakat yang ingin datang dapat merasa seperti pulang kerumahnya sendiri.

“Kalau diliatkan ruangannya bias, tapi coba diakali agar pengunjung merasa pulang kebrumah sendiri,” Ujarnya.

Tidak lupa ia pun berpesan agar saat melayani masyarakat, aparatur terkait harus menyapa pengunjung dengan ramah, serta menjaga kepuasan publik. Hal tersebut dirasa dapat menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Provinsi Jambi.

Untuk itu lebih lanjut ia menyampaikan jika Pemprov Jambi dalam hal ini pelayan PTSP harus mampu menjaga kepuasan para pengunjung. ” Jangan sampai para investor pindah ke tempat lain, pelayan harus bersih, rapih, dan juga ramah,” Katanya. (r/menparb/ded)

FANINDO