WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG -Masyarakat Dompak cegah aktivitas penimbunan sekitar 30 buah lori yang bermuatan tanah, dihentikan aktivitas oleh masyarakat Dompak. Karena Pihak Perusahaan belum tepati janji, Senin (18/4/2016).
Kejadian itu bermula sekitar jam 10. 00, WIB. Yang bertempatan di Jalan Serai Kelurahan Sungai Jang, Kecamatan Bukit Bestari.
Dalam waktu itu di lokasi, hadiri oleh Lurah setempat, kemudian aktivitas dihentikan, Sebelum pihak perusahaan membuat batu miring.
Masyarakat Dompak meledak marah, ketika aktivitas penimbunan yang mereka henti kan tadi. Mulai lagi melanjutkan penimbunan lagi sekitar jam 14. 00 WIB. Dan akhirnya mereka menghalang lori yang akan keluar Dengan menggunakan sepeda Motor.
Rencana lahan yang di timbun, akan dibangun perumahan Indah View Residence . Lahan ini sudah ditimbun 2 tahap dan dilanjutkan lagi penimbunan tahap ke tiga,sudah berjalan sekitar satu bulan ini.
Sebelum kegiatan penimbunan ini dilakukan sudah ada perjanjian pihak perusahaan kepada masyarakat nelayan Dompak bawasanya akan di lakukan pembuatan batu miring. Karena tahap ke tiga ini bagian yang di timbun jauh ke arah laut, tentunya akan mencemar laut sekitarnya,memang udah ada ijin penimbunan.
” Setidaknya pihak perusahaan ngertikan kondisi kami masyarakat Dompak yang mayoritas nya bekerja sebagai nelayan,”ujar seorang masyarakat Dompak yang engan disebutkan namanya.
Masyarakat meminta keterangan kepada pekerja lapangan yang ada di lokasi itu. Saya tidak tahu masalah ini pak soalnya tadi saya dapat perintah dari ibu Iren yang punya lahan ini.
Untuk melanjutkan penimbunan kemudian pekerja lapangan menghubungkan ibu Iren melalui ponsel dan sampai jam 17. 35 WIB, pihak perusahaan tak kunjung datang. (vir).



























