Kadin Ingin Pemko dan BP Batam Serius Kembangkan Objek Wisata

WARTAKEPRI.co.id , BATAM – Kamar Dagang dan Industri Kota Batam, memberikan rekomendasi kepada Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk segera mengoptimalkan serta mengembangkan sektor pariwisata di Kota Batam, ungkap Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk kepada wartakepri.co.id di Harris Hotel, Kamis (28/4/2016).

“Pemerintah kota dan BP Batam selama ini hanya terfokus kepada industri manufacturing, ahli kapal dan perdagangan. Oleh karena itu, dalam Rapim tadi kita merekomendasikan pengembangan terhadap sektor pariwisata,” ujar Jadi Rajagukguk.

Dijelaskan Jadi, semua hal yang menjadi rekomendasi tersebut, dibahas dalam Rapim ke-2 yang dilaksanakan berdasarkan amanah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Kadin. Pada Rapim tersebut, Kadin juga membicarakan tentang bagaimana mengevaluasi serta menyusun program kerja tahunan yang kemudian merangkumkan rekomendasi kepada Pemko dan BP Batam tentang apa yang harus dilakukan dalam tahun ini.

KPU KEPRI

Dalam dialognya, kata Jadi, dibahas juga tentang bagaimana meningkatkan daya saing, agar kedepan bisa berbenah demi peningkatan daya saing di Kota Batam. Seperti yang diketahui bahwa saat ini sangat banyak kota yang sedang melakukan pembenahan terhadap daya saing yang khususnya dalam sektor pariwisata, itu juga perlu dilakukan di Batam.

Pariwisata inilah yang belum dikemas secara baik. Para investor asing datang ke Batam hanya karena berbatasan dengan Malaysia dan juga Singapura saja, bukan karena daya tarik pariwisatanya, tuturnya.

Maka dari itu, kedepan Kadin akan merekomendasikan kepada Pemko dan BP Batam untuk bisa melakukan perubahan korbisnis dari setiap industri yang sedang berjalan saat ini, termasuk shipyard, terangnya.

Untuk sektor pariwisata yang belum dioperasionalkan dengan baik, diharapkan sinkronisasi Pemko dan BP Batam supaya mampu mengemas serta mengembangkan beberapa objek wisata yang terlupakan, ujarnya lagi.

“Kita perlu objek-objek wisata sebagai daya tarik, dengan salah satunya BP Batam bagaimana bisa mengemas lokasi wisata itu, karena BP yang mempunyai kawasan dan lahan tersebut,” katanya.

Sebagai salah satu contoh, adalah keberadaan Camp Vietnam yang saat ini terbengkalai. Kalau saja situs itu bisa dibugar, maka akan menjadi objek wisata dan memiliki nilai jual, begitu juga dengan tempat lainnya. Kemudian jembatan barelang yang hadir cuma sebagai tempat kunjungan rekreasi, itu harus dijadikan tempat objek wisata yang bernilai, dan itu harus difokuskan, katanya lagi.

Menurutnya, pendekatan dilakukan kepada industri dan sepakbola, bagaimana bisa lebih mengembangkan fasilitas lapangan sepakbola yang ada di Batam. Bagaimana supaya bisa dibuat pertandingan liga Singapura, Malaysia, yang nantinya diselenggarakan di Batam. Apabila hal itu dilakukan, tentu para penontonnya banyak dari luar, dan pastinya akan menginap di Batam. Itulah yag kedepan diharapkan bisa meningkatkan peluang bisnis lainnya di Kota Batam ini, dan tidak hanya terfokus kepada industri, manufacturing serta shipyard.

Mungkin sektor pariwisatalah yang harus lebih dikembangkan. Diharapkan kedepan bisa menjalin hubungan kerjasama yang sinkron antara Pemko dan BP Batam untuk memajukan, dan mengembangkan Kota Batam kedepan, pungkasnya.(ichsan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO