WARTAKEPRI.co.id, HONGKONG – Bayi berumur tiga bulan, Hong Hong dari Hongkong menderita penyakit polidaktili, dimana penderita memiliki tujuh jari (tangan kanan), delapan jari (tangan kiri), dan masing-masing kaki terdapat delapan jari.
Polikdatili adalah istilah medis untuk menggambarkan satu kondisi bawaan lahir saat seseorang memiliki jari tangan dan kaki lebih dari lima, namun pada area tangan tidak memiliki jempol dan ibu jari.
Melansir dari laman Fox News, apa yang dialami Hong Hong mirip dengan ibunya. Sang ibu lahir dengan satu jari tambahan pada kaki dan tangannya.
Ayah Hong Hong, Zou Cenglin mengatakan, telah mendatangi rumah sakit dan mempelajari apa yang terjadi pada putra mereka. Pihak rumah sakit mengatakan, operasi untuk kasus seperti Hong Hong baru bisa dilakukan saat pasien berumur enam atau 12 bulan.
Namun dana yang dibutuhkan untuk mengoperasi Hong Hong tidak sedikit, yakni berkisar $15.548 (Rp 205 juta) hingga $77.740 (Rp 1 miliar). Sehingga orangtua Hong Hong mencari bantuan dana dari masyarakat. Namun, masyarakat masih abai lantaran kondisi Hong Hong dianggap tidak membahayakan nyawanya.
Hingga kini dana yang terkumpul masih sedikit, sehingga orangtua Hong Hong masi terus mencai dana untuk segera mengoperasi Hong Hong. ***


























