Yang Kagen Rujak Seraya, Kini Telah Pindah ke Simpang Bengkong BMC – WartaKepri
62 views

Yang Kagen Rujak Seraya, Kini Telah Pindah ke Simpang Bengkong BMC

Wako Rudi dan pedagang simpang rujak

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Berdasarkan hasil perjanjian dari Tim Terpadu Kota Batam pada Bulan Suci Ramadhan lalu, seharusnya para pedagang yang berada di Simpang Rujak Seraya sudah pindah ke kawasan Batam Motor Centre (BMC) Bengkong pada tanggal 12 Juli kemarin. Namun rencana pemindahan tersebut, hingga saat ini belum sepenuhnya tuntas.

Dari 36 orang jumlah pedagang disana, cuma sebanyak 12 orang saja bersedia membongkar lapaknya yang bertengger disamping bangunan rumah toko (ruko). Sisanya, mereka tetap ingin menggunakan lahan penyangga sebagai lokasi berjualannya, tutur Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasar Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota batam, Pebrialin baru-baru ini.

“Sesuai dengan hasil rapat bersama Tim Terpadu, lokasi tempat mereka berjualan itu tetap tidak boleh digunakan. Dikarenakan berada pada lahan penyangga, yang dikhawatirkan nanti akan bisa menimbulkan permasalahan. Kita menganjurkan mereka jika masih ngotot berdagang disana, maka silahkan menempati ruko yang ada,” ujarnya.

Ditambahkan Pebrialin, bahwa larangan diberlakukan sangatlah beralasan. Sebab, apabila tempat jualan yang baru juga berada pada lahan penyangga dan masih tetap dimanfaatkan untuk tempat berjualan, tentunya akan mengakibatkan kemacetan yang ditimbulkan dari keberadaan mobil pembeli parkir memakan badan jalan. Kalau kondisi itu dibiarkan, maka hanya akan memunculkan permasalahan yang sama ditempat yang baru nantinya.

Dijelaskannya, jika masih ada terdapat para pedagang yang memaksa mendirikan lapak seperti tenda di lahan penyangga, maka Tim Terpadu akan melakukan pembongkaran. Oleh sebab itu, diharapkan ada kesadaran para pedagang untuk dapat memanfaatkan tempat yang telah disediakan oleh pemerintah.

Menurutnya, penempatan di BMC sudah disepakati secara bersama antara pedagang dengan Tim Terpadu. Pemerintah telah memberikan kelonggaran waktu relokasi sesuai dengan permintaan pedagang, dan hasilnya pedagang pun setuju untuk dipindahkan ke lokasi yang baru.

Seharusnya semua pedagang rujak itu sudah pindah pada bulan puasa yang lalu, tapi karena pemerintah mempertimbangkan bahwa para pedagang perlu dana untuk berlebaran, maka ditunda hingga lebaran Idul Fitri, pungkasnya. (mcb/ichsan)

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA