Home Kepri Mahasiswa Natuna Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat di Natuna

Mahasiswa Natuna Dukung Penuh Program Pemerintah Pusat di Natuna

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Natuna se-Indonesia Wan Deki Habibi mewakili mahasiswa Natuna membantah keras isu bahwa ada penolakan dari pihak mahasiswa Natuna terkait program program pusat untuk melakukan pengembangan di natuna.

” Kami Membantah tidak ada sikap menolak, justru kami mendukung program pemerintah pusat untuk lebih memajukan Natuna,” ucap Wan Diki habibi Ketua Mahasiswa Natuna se Indonesia diterima wartakepri.co.id, Kamis (21/7/2016).

Jika benar ada stetment mengajak mahasiswa demo, paling hanya sekelompok orang saja merasa keberatan dan dipastikan di Natuna tidak ada.

Lebih jauh kata Diki, sekarang perhatian yang berikan pemerintah pusat untuk Natuna sangat baik tentu menjadi momentum untuk Natuna lebih berbenah. Program dihadirkan nantinya berdampak besar kepada masyarakat khususnya mahasiswa, karena dapat menciptakan lapangan kerja serta lahirnya kreator muda dan interprenuer mampu menagkap peluang usaha.Tutur Wan Diki.

Masih kata Diki, dimana selama lapangan kerja maupun peluang usaha di natuna menjadi salah satu keluahan yang di keluhkan mahasiswa setelah selesai melaksanakan pendidikan.

Hal Sedana juga sampaikan Wan Aidil Adha Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Natuna Kota Batam. Menurut Aidil, terkait program pusat mengarahkan nelayan luar ke Natuna.

” Kami atas nama mahasiswa Natuna di Batam sejauh ini sangat mendukung, selagi program tersebut di buat dalam Perda dan diatur oleh Pemda Natuna.

Salah satu yang perlu diperhatikan misalnya alat tangkap yang digunakan oleh nelayan luar, tidak boleh merusak lingkungan serta jarak tangkapnya juga perlu diperhatikan. Serta yang paling penting di Natuna harus terus dilakukan pelatihan di arahkan ke nelayan lokal agar nantinya bisa bersaing dengan nelayan luar. kata Aidil.

” Semua itu jika di perhatikan pusat kita rasa tidak akan menjadi masalah,”kata Aidil.

Dijelaskan Aidil yang mendapat penjelasan dari bapak Gubernur Kepri. Waktu lalu juga mengatakan. Sebagimana hasil rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Repubik Indonesia beserta jajaran menteri kabinet kerja membahas percepatan pembangunan di Kabupaten Natuna, tambah Nurdin,

Kala itu didampingi Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, salah satu upaya yang harus dilakukan pemerintah adalah dengan memberikan kemudahan-kemudahan izin, baik dalam hal perizinan pariwisata, investasi ataupun izin untuk nelayan.

“Intinya kan kita menggesa agar Natuna itu cepat tumbuh dan berkembang. Dan salah satunya perlu adanya kemudahan izin. Sehingga, diantaranya kapal nelayan lokal bisa mengisi potensi laut yang ada di Natuna,” kata aidil mendengar sikap pak Guberur Kepri.
Bantahan dari kawan kawan mahasiswa asal Natuna ini berkaitan akan ada elemen mahasiswa dan nelayan Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, berencana mengelar demonstrasi saat kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pada Jumat (22/7/2016).

Ketua Himpunan Cerdik Pandai Muda Melayu (Cindai) Kepri Edi Susanto mengungkapkan masyarakat Natuna dan Anambas akan meminta Susi untuk membatalkan mobilisasi 400 kapal penangkap ikan asal Pantai Utara Jawa.

“Kami akan lakukan gerakan penolakan dengan ikatan mahasiswa dan kawan pergerakan asal Natuna dan Anambas di Ibukota Kepri, Tanjungpinang,” katanya saat dihubungi Bisnis.com di Jakarta, Selasa (19/7/2016). (rikyrinovsky)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp