Home Berita Utama Mahasiswa Natuna Minta Kedatangan 6.000 Nelayan Nanti dibarengi Regulasi

Mahasiswa Natuna Minta Kedatangan 6.000 Nelayan Nanti dibarengi Regulasi

Warta Demo Mahasiswa Natuna di Tanjungpinang
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id,  TANJUNGPINANG – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna (HMKN) Tanjungpinang, menggelar aksi unjuk rasa di lapangan Pamedan, Selasa (9/8/2016) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Aksi unjuk rasa yang digelar di bundaran pamedan itu, menuntut Presiden RI, Jokowi agar membatalkan wacana pengiriman 6.000 Tenaga Kerja asal Pulau Jawa, ke Kabupaten Natuna.

Ketua HMKN Tanjungpinang, Februyadi, mengatangan kedatangan para Nelayan asal jawa, dengan alat tangkap yang modern menghawatirkan para nelayan tradisonal di Natuna, untuk itu pemerintah harus bisa berlaku adil terhadap kebijakan yang di putuskan tersebut.

” Masyarakat Natuna mulai merasa resah dengan wacana pengiriman 6.000 Tenaga Kerja asal Pulau Jawa, ke Kabupaten Natuna,” ucap Ketua HMKN.

Di dalam aksinya ia juga menggatakan, lemahnya pengawasan, dan perhatian pemerintah terhadap Nelayan Natuna, sehingga dikhawatirkan para nelayan dengan alat tangkap moderen, bisa mengekploitasi kekayaan Natuna.

” Maka dari itu, jika kedatangan para nelayan jawa, tidak dibarengi dengan pengawasan, dan regulasi yang jelas dari pemerintah daerah, maka kami Mahasiswa Natuna Tanjungpinang, sepenuhnya menolak, kedatangan 6000 Nelayan tersebut,”ungkapnya saat di jumpai di Lapangan Pamden.(yansyah)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp