Politik Memang Kejam AT Orang Hebat dan Pintar – WartaKepri.co.id
13 views

Politik Memang Kejam AT Orang Hebat dan Pintar

Foto Viva News_menteri-esdm-arcandra-tahar



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id – Presiden Joko Widodo akhirnya memberhentikan dengan hormat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar, Senin (15/8/2016) malam. Pencopotan ini menyusul isu dwi-kewarganegaraan yang dimiliki Arcandra.

Dikutip dari Kompas.com, menyikapi status kewarganegaraan Menteri ESDM, setelah mendengar dari berbagai sumber, Presiden memutuskan untuk memberhentikannya.

” Presiden memutusan memberhentikan dengan hormat Saudara Arcandra Tahar dari posisi Menteri ESDM,” ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Senin (15/8/2016) malam.

Sebagai pengganti, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Kemaritiman sampai ada menteri ESDM definitif.

Sejak Sabtu (13/8/2016) pagi, sejumlah pesan berantai melalui WhatsApp beredar di antara pekerja pers. Isinya mempertanyakan integritas Archandra yang dinilai memiliki posisi penting di sektor ESDM, tetapi memiliki kewarganegaraan AS.

Saat dilantik pada Rabu (27/7/2016), Arcandra sudah memegang paspor AS setelah melalui proses naturalisasi pada Maret 2012 dengan mengucapkan sumpah setia kepada AS.

Karena Indonesia belum mengakui dwikewarganegaraan, secara hukum, Arcandra dinilai sudah kehilangan status WNI-nya.

Terlepas dari pro dan kontra sosok Arcandra Tahar ini, menguak sebuah permainan politik yang sangat “kejam”.

Posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral merupakan posisi menteri yang sangat strategis bagi sebuah negera. Tiba tiba nama Arcandra ditunjuk menjadi Menteri ini, mengantikan Sudirman Said.

Fakta, untuk Sudirman Said yang membuka kasus Papa Minta Saham ini, berujung kini menjadi Ketua Partai Golkar. Sedangkan Sudirman Said hilang dari pemberitaan media.

Lalu, melihat pengumuman pemberhentian Archandra dari Menteri ESDM ini, juga terlihat permaintan politik yang kejam juga. Kecolongankan presiden, atau memang disengaja kondisinya seperti itu.

Namun, dibalik kasus ini, tokoh tokoh Golkar lah yang kembali menang. Terbukti, Luhut PLt menjadi menteri ESDM.

Dalam sebuah tulisan, yang dikutip dari nusantaranews.co, yang menjadi pertanyaan publik saat ini adalah apakah kasus Kewarganegaraan ini merupakan gambaran konflik tingkat tinggi di sektor energi di Istana atau hanya kesalahan administrasi Istana atau bahkan mungkin merupakan kesalahan intelejen dalam memberikan laporan pada RI?

Intelijen nampaknya memang cukup pantas untuk disalahkan dalam hal seperti ini, karena bagaimana bisa hanya persoalan sepele seperti saja Intelijen sampai Kecolongan. Jika hal sepele seperti ini saja bisa kecolongan, lantas apakah masyarakat masih bisa percaya Intelijen bisa mengawasi pergerakan teroris di Indonesia, atau bahkan mungkin banyak teroris di Indonesia yang sengaja disembunyikan oleh intelijen? Wallahu alam yah.

Namun saat disinggung perihal BIN kecolongan ada beberapa pihak yang membantahnya dan membela BIN dengan melemparkan kesalahan kepada Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. Berikut pesannya:

Ini dari group sebelah, orang dekat AT:

Confirm Archandra sudah di ambil sumpah menjadi Warga Negara Amerika, dan sekarang sedang dalam proses kembali jadi WNI, Archandra sebelum jadi mentri, berdasarkan data Imigrasi sering ke Indonesia menggunakan Pasport Amerika. BIN, telah menyampaikan ke president bahwa Archadra adalah pemegang Pasport Amerika, tapi LBP menyampaikan pada President bahwa tidak masalah publik tidak akan tahu.

Sungguh gila bukan kepalang, jika informasi semua tersebut benar adanya. Seorang Luhut bisa menganulir BIN dan dapat mempermalukan presidennya sendiri. Bahkan bukan tidak mungkin akibat ulahnya, Kepala BIN bisa tersingkirkan. Apalagi sinyal pergantian BIN juga semakin kencang di hembuskan.

Dari dua tulisan diatas, tentu peran partai politik sangat jelas bermain. Jadilah korbannya seorang bernama Archandra Tahar. Lelaki asal Kota Padang dan dianggap pintar menyamai Habibie ini pun SAH dipermalukan. Politik Memang Kejam, Orang Hebat dan Pintar Dipermalukan.(dedy suwadha)

Sumber Tulisan: kompas.com dan nusantara news

Pendapat Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA


PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA