Dedy Suwadha
Home Berita Utama Pengakuan Penumpang Resty, Korban Pompong Tenggelam yang Selamat

Pengakuan Penumpang Resty, Korban Pompong Tenggelam yang Selamat

Daftar Nama Penumpang
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Faktor cuaca menjadi pemicu utama kecelakaan laut yang mengakibatkan kapal atau pompong yang ditumpangi 16 orang dan satu orang pengemudi kapal tenggelam di perairan antara Pulau Penyegat Tanjungpinang, Minggu (21/8/2016) pagi sekira pukul 09.30 WIB. Korban yang telah dievakuasi dan meninggal telah 10 orang, dan ada beberapa penumpang selamat dan mendapatkan perawatan.

Kejadian ini tentu menimbulkan pertanyaan, kenapa kondisi cuaca yang kurang bersahabat, kapal tetap diperbolehkan berlayar. Sebuah pesan berantai dari laman media sosial WA menjelaskan keterangan kalau kejadian secara detail, termasuk penjelasan adanya seorang korban yang selamat.

Berikut pesan berantai dari WA yang dikutip WartaKepri tersebut:

Adapun menurut keterangan masyarakat Penyengat:

– Pompong tdk layak laut serta mengingat kondisi cuaca buruk (angin barat) dan sebagian besar penumpang tdk pandai berenang sehingga banyak menimbulkan korban.

– Pada saat terjadi Laka Laut sdh diketahui oleh byk org namun karena kondisi cuaca yg sangat buruk sehingga tdk ada yg berani utk menolong (turun ke laut).

Menurut korban selamat An. Resty, 20 tahun, Batam :

– Pada pukul 08.30 wib saksi berada di Pelabuhan Penyengat untuk membeli tiket Kapal Pompong Menuju Pulau peyengat dengan kondisi Awan sudah mulai mendung, kemudian saksi menanyakan kepada Penjual tiket perjalanan ke Penyengat aman atau tidak soalnya ini mendung, namun penjual tiket menjamin perjalanan ke penyengat aman walapun dalam keadaan mendung

– Pada pukul 08.45 wib saksi bersama 16 penumpang lainnya berangkat menuju pulau penyengat.

– Pada pukul 09.00 wib didepan pelabuhan SBP Antara Pulau pinang dan Penyengat Tiba-tiba angin kencang disertai hujan lebat dan ombak kuat, kemudian air laut mulai memasuki kapal dan para penumpang panik karena kapal semakin turun ke dalam dan terbalik.

– Pada saat kapal mulai terbalik saksi melompat dan mencoba berenang meraih kapal yang terbalik sebagai tempat tumpuan agar tidak tenggelam.

Kronologis kejadian menurut keterangan Tekong Kapal (SAID ISMARULLAH)

– Saksi menjelaskan sekira pukul 09.00 wib kapal dalam perjalanan menuju pulau penyengat dengan membawa 16 penumpang (belum diketahui Identitas) atas persetujuan penanggung jawab pelabuhan.

– Saat ditengah perjalanan menuju pulau Penyengat tiba-tiba angin dari arah barat bertiup kencang disertai hujan lebat dan Ombak tinggi ( pulau Tanjungpinang tidak terlihat ), saksi masih mengusahakan agar kapal sampai di pulau penyengat namun air mulai memasuki kapal dan membuat para penumpang panik sehingga kapal terbalik.

Kronologis kejadian Menurut Penjual Tiket

Adapun Identitas korban Sementara :
a. Wiwit sugiarti, pr, 24 . 08. 1989,jl. Prmuka lorong bali no 34, irt (MD)

b. Rahmiyana, Pr, 28.01.1989, jalan uring batu rusa kec.marewang kab. Bangka, pn (MD)

c. H.idrus ahmad, lk, 16.11.1954, jl. Istana laut penyengat, karyawan suasta (MD)

d. Yurdaningsih, 50 thn, Pr, irt, Jl. Haji Ungar Lorong sulawesi No.15 (MD)

e. Said Ismarullah, 36 tahun, lk, Penyengat, Tekong Kapal ( Selamat )

f. Resty, 26 tahun, pr, Batu Aji Batam ( Selamat ) (dedy swd)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026