Home Kepri Polres Natuna Tingkatkan Fungsi Satgas Pemadam Kebaran Hutan

Polres Natuna Tingkatkan Fungsi Satgas Pemadam Kebaran Hutan

Satgas Kebakaran Natuna
Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Kapolres Natuna AKBP Charles Manuju Sinaga SiK menegaskan pihaknya akan mendukung upaya pencegahan serta mitigasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Natuna.

” Kami siap untuk mendukung upaya pemerintah dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Natuna,”ujar Charles di Ranai, Minggu, (28/8/2016).

Menurut dia, pihaknya telah kordinasi bersama jajaran lintas instansi terkait penanganan Karhutla dalam giat promoter kapolri Program ke 7 ” Karhutla untuk Mengatasi kebakaran hutan dan lahan pada Natuna.Tutur Charles.

Polres Natuna akan siaga untuk membantu pencegahan Seperti halnya, ia melanjutkan, hasil diskusi bersama jajaran polres dengan pemerintah daerah TNI agenda rapat dilaksanakn pada hari Sabtu 27 Agustus 2016 Jam 14.00 WIB di ruang Rapat Utama Polres Natuna lalu.

Dari hasil diskusi kata Charles, terkait kasus Karhutla perlu adanya peningkatan satgas darat untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran tersebut.

” Perlu terobosan preventif melalui Karhutla termasuk maping, hingga tim darat harus terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan,” kata dia.

Atas dasar itulah, ia melanjutkan, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Natuna untuk dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan kemungkinnan terjadinya kebakaran hutan di wilayah setempat.

” Kami menyadari, Natuna merupakan salah satu wilayah yang memiliki titik api sehingga kebakaran dapat terjadi di daerah ini kawasan Hutan Gambut,” kata dia.

Memang lanjut Charles, dari awal Januari hingga agustus 2016 data terhimpun ada cukup besar terjadi tercatat ada 148 titik kebarakan lahan Hutan dan Lingkungan pemukiman masyarakat terjadi Natuna telah ditanggani Tim Gabungan.

“ Kami lakukan pengamatan terus menerus jangan sampai ada masyarakat yang membakar. Kita juga berupaya memberikan penyuluhan pada masyarakat untuk diberi pengertian untuk tidak membakar hutan dan menebang hutan untuk membuat ladang dan kepentingan pribadi.Hutan merupakan tempat cadangan air, biosfer, dan hayati,”ujar Charles.

Kapolres menghimbau hasil rapat tersebut agar Peran dari BABINKAMTIBMAS di tengah masyarakat wajib melakukan sosialisasi kebakaran hutan dan lahan.

Membuat kelembagaan dan memperjuangkan ke pemda Natuna agar Terbentuknya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Memasang spanduk2 himbauan terhadap aksi pembakaran hutan di wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

” Mengecek Hot spot di BMKG supaya mengetahui titik panas yg terdapat di wilayah,” tutup Charles.

Turut hadir dalam rapat, para Camat se pulau Bunguran, Kasubdit Pemadam Kebakaran, Kasubsatgas III Program VII, 2 orang Perwira Lanal Ranai, Tagana, RAPI Natuna, BMKG serta Kesbang Pol Natuna. (rikyrinvosky)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL