RIAU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah kebakaran yang melanda permukiman warga di Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil ) .
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di wilayah Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, pada Rabu (8/4/2026), yang menghanguskan puluhan hingga ratusan rumah warga di kawasan padat penduduk. Api dengan cepat merambat akibat kondisi bangunan yang berdekatan serta faktor cuaca, sehingga memperparah dampak kebakaran.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Riau, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam kepada masyarakat yang terdampak,” ujar SF Hariyanto.
Meski kebakaran tergolong besar dan menyebabkan kerugian material yang signifikan, dilaporkan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat amukan si jago merah.
Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Provinsi Riau akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk menyalurkan bantuan darurat kepada para korban. Bantuan yang disiapkan meliputi kebutuhan dasar seperti sembako, pakaian layak pakai, selimut, hingga penyediaan tenda sementara bagi warga terdampak.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pendataan kerugian secara menyeluruh guna mempercepat proses rehabilitasi dan pembangunan kembali rumah warga yang rusak, khususnya melalui program rumah layak huni.
“Jangan sampai korban terdampak kebakaran ini terlantar. Pemerintah harus hadir memberikan solusi dan pemulihan,” tegasnya.
Kebakaran yang berlangsung selama beberapa jam tersebut akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama tim pemadam kebakaran dan masyarakat setempat. Pemerintah pun mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, termasuk memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan rumah dalam kondisi berisiko.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya di kawasan permukiman padat yang rawan terhadap kebakaran. (mediacenter)






























