WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Permainan Bola Gelinding beroperasi di Pasar Malam sekitar Water Boom, Bengkong. Warga sekitar Bengkong berharap polisi bisa menertibkannya.
Permainan itu meresahkan warga di sekitar sini, apalagi banyak anak-anak yang nonton meski tak beli kupon.
“Saya harap polisi segara menutupnya,” pinta Rahman warga Bengkong Sadai, Minggu (18/9/2014).
Dari pengamatan warga, praktik perjudian dimulai selepas Isya hingga larut malam bahkan semakin malam semakin ramai pengunjung.
Para pengunjung tanpa ada rasa ketakutan memainkan bola gelinding dengan hanya memebli kupon pada penyedia jasa permainan tersebut.
Setiap putaran pada permainan ini, para pemain harus membeli kupon seharga Rp2.000 atau Rp10 ribu dapat enam kupon. Selanjutnya mereka akan memasang taruhan pada angka-angka yang tersedia di meja.
Taruhan akan dimenangkan apabila bola atau panah mengenai angka yang mereka pilih.
“Kalau angka kita kena maka bisa ganti rokok atau kita ganti kupon lagi,” kata seorang pemain yang tak mau dicatat namanya ditemui di lokasi.
Memang taruhan di lokasi tidak dilakukan secara terang-terangan. Namun bagi para pemain yang menang maka rokok yang mereka peroleh dapat diganti lagi oleh bandar dengan uang di sebuah lokasi yang terletak di belakang arena pasar malam.
“Satu slop rokok diuangkan Rp150 ribu. Lumayan lah kalau lagi hoki bisa bawa uang banyak,” ungkap pemain tersebut.
Pengelola Water Boom dikonfirmasi terkait permainan tersebut, dia tidak pernah memberikan ruang permainaan berbau judi.
Ada yang sewa tempat di sini sejenis permainan tapi bukan judi,” ujar Jimi dihubungi siang ini.
Dan, kalau memang ada unsur judi, setuju saja jika ditutup. (citizenjurnalis)































