WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pidato Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat upacara perayaan Hut ke-14 yang isinya mengenai mutasi membuat suasana tersentak diam sejenak. Semua pegawai diam karena mutasi dilakukan karena disiplin kehadiran pegawai yang rendah.
Pada kesempatan tersebut juga, Nurdin mevaluasi kerja pemerintah, dimana kedepannya agar tidak lalai dalam melaksanakan amanah masyarakat.
Hakikatnya mutasi adalah bentuk perhatian pemimpin terhadap pegawainya dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Nurdin menyebut, ada penurunan tingkat kehadiran para pejabat dan pegawai mengalami di beberapa instansi.
” Dalam organisasi, mutasi adalah sesuatu yang wajar karena seseorang yang duduk pada tempat yang sama, tentu lama kelamaan akan mengalami kebosanan,” ungkap Nurdin saat menjadi inspektur upacara Hut Kepri di Lapangan kantor Gubernur, Senin (26/9/2016).
Ketika ditanya mengenai kapan mutasi akan di realisasikan Gubernur Nurdin enggan menjawab, dan beliau hanya menjelaskan nanti kita akan serahkan masalah ini Sekdaprov Kepri bersama tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.(sapardi)





























