Home Batam Ketua DPRD Kepri Minta Pelabuhan ‘Tikus’ di Batam Ditutup

Ketua DPRD Kepri Minta Pelabuhan ‘Tikus’ di Batam Ditutup

PANBIL MALL   Grand Mercure Batam
 WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak meminta agar sejumlah pelabuhan ‘tikus’ atau pelabuhan ilegal yang beroperasi di Batam, untuk ditutup.

Pasalnya, pelabuhan-pelabuhan tersebut telah menjadi pintu masuk penyelundupan narkoba ke Batam.

“Masuk narkoba ke Batam hanya melalui dua pintu yakni pelabuhan laut dan pelabuhan udara. Pelabuhan terlalu banyak sehingga ditinjau ulang,” kata Jumaga, Selasa (4/10/2016) di BNNP Kepri.

Jumaga mengatakan, agar pengawasan peredaran narkoba lebih fokus, maka pelabuhan tikus ditutup dan pelabuhan internasional dikurangi.

“Pelabuhan tikus ditutup. Pelabuhan internasional dikurangi supaya BNN dan aparat lebih fokus lakukan pengawasan,” kata Jumaga.

Menurutnya, jika narkoba telah sampai ke Batam, akan sangat sulit untuk melacaknya. Sehingga kuncinya terletak pada bagaimana mencegahnya di pintu masuk pelabuhan.

“Pelabuhan dikurangi. Pikirkan masa depan warga, negara dan Kepri ini. Jangan hanya pikir perdagangan dan industri. Mau jadi apa kalau narkoba merajalelah. Masyarakat dan pemerintah harus pikirkan bersama. Mari sama-sama perangi narkoba,” kata Jumaga. (alvin lamaberaf)
Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp