Berkat Layanan i23J , Investor Australia Langsung Buka Usaha di Batam

187
kepala-bp-hatanto-serahkan-dokumen-pma-australia-i23j

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pelayanan i23J yang dilaunching sejak sebulan lalu oleh BP Batam akhirnya sukses menarik investasi asing dari Singapura. Satu perusahaan asing (PMA) asal Australia bergerak bidang Manufaktur perakitan Video Kamera, Perekaman Blackmagic Design Manufacturing.

” Nilai investasi perusahaan Australia yang berkantor cabang di Singapura ini mencapai 4 Juta US dollar, atau setara Rp 52 miliar. Mereka akan buka usaha bidang manufaktur perakitan video dan aneka kamera di Batamindo Batam. Rencananya akan membuka dan langsung beroperasi Desember 2016, dengan memanfaatkan lahan sekitar 1 hektar. Proses saat ini adalah mereka mendaftar hari ini dengan pelayanan i23J dan dalam waktu tiga jam, dokumen usaha mereka langsung selesai. Ini adalah perdana atau pecah telor investasi masuk sejak dibuka layanan i23J,”ujar Hatanto, Kapala BP Batam kepada WartaKepri, didampingi Deputi BP Batam Gusmardi Bustami, Senin (7/11/2016) di Gedung SPC Batam Centre.

Dijelaskan Hatanto, secara khusus kini pelayanan i23J saat ini telah maksimal, dimana kapasitas internet sudah sangat cepat dan diyakini investor asing tidak akan terkendala lagi mendaftarkan usahanya.

Sementara itu Kiong Wey Zen, Direktur Blackmagic Design Manufacturing mengakui pelayanan yang ada di i23J telah maksimal dan memang cepat membantu pembukaan usaha.

” Cepat sekali, dan kami rencana pada Desember segera membangun. Untuk proses pencarian tenaga kerja akan dilakukan sesegera mungkin,”ujar Kiong Wey didampingi Batamindo, Lim Ing Tjay.

Sementara itu, Andiantono, Direktur Promosi dan Humas BP Batam menjelaskan Blackmagic Design Manufacturing merupakan perusahaan yang bergerak dibidang indutri peralatan perekaman, penerimaan dan pengganda audio dan video. Alat ini akan memproduksi peralatan film dan broadcasts seperti produktion swithers, video viewing dan monitoring dan equipment converter.

” Apabilan telah beroperasi akan memiliki nilai ekpor per tahun mencapai USD 46,7 juta dolar. Dan tentu dengan kemudahan layanan dan buka usaha ini akan mampu mendorong unit manufaktur baru di Batam, dan sekaligus menjawab tantang perbaikan pelayanan di i23J,” ujar Andiantono mengakhiri. (dedy swd)..

Bersambung… Klik.. BP Batam Utama Investor Manufactur Dulu,  Bidang Property Sabar 

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel