Masyarakat Batam Minta Air Minum Kemasan Ini Ditarik dari Peredaran

4428

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Membuka awal tahun 2017, air minum kemasan merk Sanford ramai jadi perbincangan kalangan masyarakat di Kota Batam. Pemicunya, air minum Merk Sanford ini pada kemasannya bertulisan ” Mineral Water” yang diduga cara memproduksinya tidak 100 persen air mineral.

Menurut Fahri Agusta dari Lembaga Konsumen Batam, kategori air mineral adalah air yang kandungan mineralnya mencapai 500 ppm. Teknologinya, ‎tidak boleh menggunakan reverse osmosis ( RO) dan tidak menggunakan sistem De Mineral (Demin), dan tidak menggunakan sistem Destilasi ( air pemanasan)

” Air mineral itu adalah air yang berasal dari alam yang mengandung standart air mineral. Contohnya, adalah air Zamzam. Sedangkan minuman Aqua, itu Air Mineral Pergununan sama dengan merk kemasan Le Minerale‎ juga sumbernya dari pegunungan. Lalu, untuk merk Sanford jika melihat kemasannya dan cara produksinya, maka minuman Sanford masuk kategori De Minerale,” ujar Fahri Agusta, didampingi Abdul Karim Kastella (Instalator Air) dan Yusril Koto (LSM) Barelang, ke WartaKepri.co.id, Kamis (5/1/2017).

Dijelaskan Yusril Koto, sebagai masyarakat mengaku baru mempersalahkan hal ini karena baru mengerti dan baru paham tentang produk minuman mineral kemasan.

PKP HIMALAYA

” Untuk faktanya, minumam merk Sanford adalah minuman bahan bakunya dari air ATB, yang dikemas dan diproduksi dengan label sebagai minuman Mineral. Secara hukum diduga melanggar UU Konsumen. Dan, diminta perusahaan yang memproduksi Merk Sanford menarik produknya dari pasaran,” ujar Yusril Koto.

Ditambahkan Yusril, sebagai lembaga swadaya, dirinya bersama Aldi Braga dari LSM Garda Indonesia, beserta tokoh masyarakat Abdul Karim dan Samsul Hidayat ‎akan membuat somasi ke perusahaan yang memproduksi Sanford.‎

” Sekali lagi yang dipermasalahkan itu bukan isinya, tapi ketidak samaan label kemasan yang menyatakan ” Mineral” dan diduga tidak sesuai dengan proses serta penggunaan bahan baku air asal ATB‎. Somasi ke perusahaan Sanford untuk menarik produknya, dan menganti label kemasan yang ada saat ini,” ujar Yusril lagi.

WartaKepri.co.id mencoba mengkonfirmasi informasi ini ke nomor telepon 0778-465007 dan ke nomor HP 0812774344xx. Nomor kontak ini didapat dari Makanan Halal.com yang menjelaskan juga perusahan Sanford atas nama PT Gajah Izumi Mas Perkasa (Sanford).

Hasil konfirmasi, Kamis (5/1/2017) sore ke nomor kontak tersebut‎ tidak mengangkat. Namun nada sambungan ke telepon kantor masuk, sedangkan nomor HP tidak masuk.

Sedangkan konfirmasi ke Ponco dari Sanford Batam menjelaskan untuk informasi dari pihak LSM dan masyarakat ini, menjelaskan agar WartaKepri untuk datang ke kantor Sanford di Batam.

” Silahkan datang ke kantor untuk penjelasannya, kebetulan saya lagi tidak berada di Batam‎,” ujar Ponco singkat ketika dihubungi via telepon. (dedy swd)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel