Jangan Sampai Warga Batam Mandi di Waduk, Ketua Umum GPN Kepri Ingatkan Terkait ini

257
Ketua Umum GPN Kepri, Rizky

Wartakepri.co.id. Batam – Terkait masalah transisi pengelolaan air menjadi perhatian Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kepri, dimana penyerahan dalam pengelolaan air dari PT. ATB kepada BP. Batam pada tanggal 14 November 2020 mendatang.

Ketua Umum GPN Kepri, Rizki Firmanda mengatakan, dengan dikelola BP Batam pasokan air kedepannya lebih baik lagi untuk sampai kerumah warga, jangan sampai proses transisi warga Batam menjadi teriak karena tidak masuknya air ke wilayahnya.

“Jangan sampai masyarakat mandi ke danau gara-gara proses transisi pengelolaan air tersendat karena tarik menarik kepentingan,” tegasnya, Jumat (30/10/2020) di Batam Centre.

Dipaparkannya, diketahui bersama air merupakan kebutuhan yang sangat penting, terkait permasalahan air merupakan hal yang vital maka sangat penting harus dipastikan tidak ada kendala dalam distribusi dan pelayanan.

“Jangan sampai permasalahan air menjadi kegaduhan di masyarakat kita nantinya,” tuturnya.

Diungkapkannya, pihaknya juga mengingatkan potensi rawan terkait hal air ini. Apalagi saat ini tengah pilkada dan melawan pandemi. Jangan tambah pula beban aparat keamanan karena gara-gara hal baru lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh Indra Ananda, sebagai warga Sagulung, berharap pelayanan suplai air bersih berjalan seperti biasa dimasa proses transisi pengolahan air bersih saat ini.

“Dengan kehadiran operator baru tentunya pelayanan lebih baik dari sebelumnya, tanpa mengurangi pelayanan dan pendistribusian air di Kota Batam,” pintanya. (Amr)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO Combo Sakti Telkomsel