Enam Terdakwa Pembunuh RT Tiban Kampung Batam Divonis Penjara

257

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Satu dari enam terdakwa pelaku pembunuhan RT Tiban Kampung Kota Batam, Syahrial mendapat vonis lebih tinggi, Rabu (1/2/2017) dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam.

Terdakwa Entreven mendapat hukuman 13 tahun penjara sesuai dengan tuntutan Jaksa, karena terbukti secara sah dan meyakinkan sebagai pelaku penusukan hingga membuat korban meninggal dunia. Atas putusan tersebut, terdakwa langsung menerima setelah majelis hakim usai membacakan putusannya.

Kemudian lima terdakwa lainya divonis bersalah karena ikut serta dalam pembunuhan ini, maka kelimanya dijatuhi hukuman 6 tahun penjara. Namun satu dari lima terdakwa ini yaitu terdakwa Rahmad Barudin menyatakan ; pikir pikir dulu atas putusan ini. Sehingga Jaksa Penuntut Umum ikut menyatakan pikir pikir.

” Saya pikir pikir dulu Yang Mulia,” jawab terdakwa Rahmad Barudin pada hakim ketua Zulkifli SH didampingi hakim anggota Iman Budi Putra dan Hera Ritongga SH.

Dari keterangan saksi Indra Hazid yang dihadirkan dengan tegas mengatakan, terdakwa Etreven lah yang melakukan penusukan pada Almarhum Syahrial.

“Saat itu, saya melihat dari jarak 5 meter bahwa leher sebelah kiri almarhum Syahrial ditusuk oleh terdakwa Etreven. Bentuknya seperti pisau karena mengkilat kelihatanya,” kata Indra Hazid.

Kemudian,saksi Ziko Rahmad menerangkan bahwa para terdakwa secara membabi buta memukulinya yang tidak mengetahui apa permasalahan.

“Mereka tiba tiba saja datang ke warung lalu ribut ribut dan setiap orang yang menanyakan ada masalah apa, mereka langsung mengeroyok dan memukuli,” ujar Ziko Rahmad.

Tersangka Etreven lah yang datang pertama ke warung dan langsung memukul saya. Saat saya mencoba melakukan perlawanan, terdakwa lain datang mengeroyok dan memukuli hingga terjatuh ke tanah.

Enam terdakwa, penusukan almahum Syarial diantaranya: Etreven, Sadam Nasir, Saiful Budi bin Samirudin, Anwar, Oscar Kota dan Ardiansyah. Menurut JPU, Riyan SH bahwa terdakwa Etreven akan dikenakan pasal 338 KUHP. Sementara untuk terdakwa lainya akan dikenakan pasal 170 KUHP. (Nikson simanjuntak )

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA