WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Usai acara penandatanganan MoU dan louncing program KLIK, dalam confrensi press yang dihadiri oleh Ketua BKPM Pusat, Wilikota Batam, BP Batam dan Kapolda Kepri, yang dilaksanakan di gedung Wisma Batamindo. (Batam, 03/02/2017)
Terkait keistimewaan Kepulauan Kepri dalam program pemerintah, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Trikasih Lembong menjelaskan Kepulauan Riau mempunyai peranan penting dari lokasi dan potensinya, akan sulit mencapai target export, investasi nasional tanpa peran dari Batam, Bintan dan Karimun.
Diwaktu yang sama Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Hatanto Reksodipoetro mengatakan dengan diluncurkannya program KLIK ini. Realiasai investasi asing capai 73 proyek.
Data yang diperoleh dari realisasi investasi di tahun 2016 nilai investasi mencapai USD 471 Juta dengan 73 proyek sedangkan di tahun 2015 nilai investasi mencapai USD 321,6 Juta dengan 63 proyek, sebelumnya tanpa menggunakan program KLIK dan i23j.
” Dan di tahun 2017 ini di harapkan bisa 100 persen kenaikan nilai investasinya dari tahun sebelumnya (2016)” kata Hatanto.
Walikota Batam, Muhammad Rudi menambahkan untuk kawasan industri yang belum dapat mengikuti program ini, agar dipermudah untuk persyaratannya karena dari nilai investasi di seluruh Indonesia yang mencapai Rp 121 triliun, dan Batam menjadi salah satu investor terbesarnya.(andi pratama)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























