Inilah Daftar Harga Sembako yang Naik Pasca Imlek di Kota Tanjungpinang

280
Jpeg

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Harga jual sejumlah bahan pokok paska imlek masih ada mengalami kenaikan. Ada tiga bahan yang masih naik yaitu gula, cabe dan ikan.

Kabid Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Anik Murtiani, mengatakan setelah imlek beberapa barang terlihat kenaikan yang terjadi, tetapi yang sangat terlihat terjadi pada jenis ikan.

” Harga barang selalu kita pantau, agar kenaikan yang terjadi tidak semena-mena oleh pedagang berjualan. Kita memantau harga dalam seminggu 3 kali dalam seminggu,”ujarnya.

Diterangkannya, harga yang mengalami kenaikan seperti ikan selar yang dimana harga awalnya Rp 33 ribu naik menjadi Rp 55 ribu perkilonya, ada juga ikan kembung mengalami kenaikan di mana harga awal Rp 30 ribu naik menjadi Rp 35 ribu per kilonya kenaikan yang terjadi sebesar Rp 5 ribu per kilonya.

Kenaikan juga terjadi pada gula di mana harga awalnya Rp 12,500 naik menjadi 13.500 per kilonya jadi kenaikan yang terjadi sebesar Rp 1000 per kilonya.

Ini juga terjadi pada pada cabai merah di mana harga awalnya Rp 56 ribu naik menjadi Rp 58 ribu per kilonya jadi keaikan yang terjadi Rp 2 ribu per kilonya dan ada juga kenaikan yang terjadi pada cabai rawit di mana harga awal Rp 76 ribu per kilonya naik menjadi Rp 78 ribu per kilonya jadi kenaikan yang terjadi Rp 2 ribu per kilonya.

Hal tersebut juga terjadi pada cabai hijau di mana harga awalnya Rp 33 ribu per kilonya naik menjadi Rp 35 ribu per kilonya, ada juga terjadi pada wortel di mana harga awalnya Rp 14 ribu per kilonya naik menjadi Rp 15 ribu per kilonya jadi kenaikan yang terjadi Rp 1000 per kilonya.

” Ada juga beberapa kebutuhan dapur yang mengalami penurunan harga,” ungkapnya.

Dibeberkannya, harga yang mengalami penurunan seperti pada ikan selikur di mana harga awalnya Rp 26 ribu per kilonya turun menjadi Rp 20 ribu per kilonya jadi mengalami penurunan sebesar Rp 6 ribu per kilonya. Ada juga harga yang tetap seperti daging sapi Rp 135 ribu per kilonya dan ada juga pada daging ayam Rp 35 ribu per kilonya.

” Jadi kedepannya kita akan mendekati para distributor agar kita tahu kondisi harga, kita juga berharap agar para distributor jangan terlalu tinggi menjual barang ke pedagang sehingga pedagang juga tidak ringgi menjual barang ke para konsumen. Ini kan juga upaya didalam menekan harga,” ucapnya.(makmur)

PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel